Eksisjambi.com – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bergerak cepat dalam merespons kasus meninggalnya balita bernama Raya di Sukabumi.
Melalui Staf Khusus Menko PMK Bidang Mobilisasi Sumberdaya Bencana, Mayjen TNI (Purn) Mochammad Luthfie Beta, pemerintah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi keluarga korban.
Dalam kunjungan tersebut, Luthfie hadir di kediaman keluarga Raya guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Hasil peninjauan menemukan fakta bahwa rumah keluarga korban tidak layak huni serta berada di lingkungan yang berisiko bagi kesehatan anak. Temuan ini menjadi perhatian serius pemerintah agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kehadiran kami tidak hanya sebagai bentuk empati dan duka cita, tetapi juga untuk memastikan adanya solusi nyata,
Anak-anak Indonesia berhak hidup di lingkungan yang sehat, aman, dan layak,” ujar Luthfie Beta.
Kemenko PMK menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan anak harus diberikan secara menyeluruh, bukan hanya pada kasus tertentu. Pemerintah menekankan setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang dengan baik sesuai amanat konstitusi.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah berkomitmen membangun rumah yang lebih layak bagi keluarga korban, memperbaiki sistem sanitasi, serta menata lingkungan sekitar agar aman dan sehat untuk tumbuh kembang anak.
Langkah cepat ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi generasi muda dari ancaman lingkungan yang tidak sehat. Pemerintah berharap sinergi lintas sektor dapat memperkuat perlindungan anak, terutama di wilayah rentan.(*)







