Home / Artikel / Internasional / Nasional / Nasional / News

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:28 WIB

Rahasia Kemunculan Emas dari Perut Bumi ke Permukaan

Jakarta, Eksisjambi.com –  Selama ini, pertanyaan besar para ahli geologi adalah bagaimana emas yang terkubur jauh di dalam mantel Bumi bisa muncul hingga ke permukaan dan terkonsentrasi menjadi deposit bernilai tinggi dan Studi terbaru akhirnya memberikan jawaban yang lebih jelas.

Dalam penelitian mutakhir, ilmuwan menemukan bahwa proses di zona subduksi yakni wilayah di mana lempeng samudra menyelam masuk ke bawah benua menjadi kunci utama terbentuknya cadangan emas.

Saat lempeng samudra menukik, ia membawa serta air laut yang terperangkap, mineral, dan senyawa kimia lain.

Unsur-unsur tersebut kemudian mengalami transformasi pada tekanan dan suhu ekstrem, membentuk cairan super-panas yang kaya akan sulfur.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Gelar Sholat Idul Adha 1446 H di Lapangan Merdeka

Dalam kondisi tertentu, cairan bersulfur ini mampu melarutkan emas dengan membentuk kompleks emas-trisulfur Bersama magma, emas yang telah terikat dalam bentuk ini terdorong ke lapisan atas kerak Bumi.

Seiring waktu, endapan tersebut mengeras dan tersimpan dalam batuan, menciptakan cadangan emas yang bisa ditambang.

Mekanisme alami ini di yakini menjelaskan mengapa wilayah-wilayah di sepanjang Cincin Api Pasifik, termasuk Indonesia, kaya dengan sumber daya emas.

 Penemuan ini tidak hanya memperluas pemahaman ilmiah mengenai dinamika geologi Bumi, tetapi juga membuka peluang baru dalam industri eksplorasi mineral.

Baca Juga :  Orientasi DPRD Kota Sungai Penuh Masa Jabatan 2024+2029

Dengan memahami bagaimana proses alam bekerja secara detail, para ahli menilai strategi pencarian emas di masa depan dapat lebih tepat sasaran.

Hal ini sekaligus dapat meningkatkan efisiensi eksplorasi tanpa harus melakukan pengeboran besar-besaran di area yang berpotensi rendah.

Temuan ini menegaskan kembali bahwa Bumi memiliki mekanisme luar biasa dalam menciptakan kekayaan mineral.

Dan bagi Indonesia, yang berada tepat di jalur pertemuan lempeng besar dunia, kabar ini menjadi pengingat akan potensi sumber daya alam yang masih sangat besar menunggu untuk digali.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pesugihan Keblek: Mitos Kelelawar Jadi-jadian dalam Cerita Rakyat Jawa

Advertorial

Gubernur Al Haris Hadiri Puncak HPN 2024

Bangko

Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Polres Merangin Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Patriot Bhakti Bangko

Daerah

Sekda Asraf, Pemkab Kerinci Akan Siapkan Rumah Isolasi Terpadu Covid-19.

Daerah

Sinyal PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Full Time Menguat, Kemendagri Bahas Skema Gaji dari APBN

Advertorial

Wako Ahmadi Buka Sosialisasi Pendidikan Karakter
Walikota Sungai Penuh Alfin, SH

Daerah

Wako Alfin Safari Ramadhan di Masjid Baitul Amal Dusun Baru

Daerah

Anak Perempuan Dikabarkan Tenggelam di Sungai Batang Merao Kerinci