Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:39 WIB

Al-Qur’an Tulisan Tangan Langka Abad ke-16 dari Aceh Ditemukan

Al-Quran Kuno di Aceh

Al-Quran Kuno di Aceh

Aceh, Eksisjambi.com – Sebuah mushaf Al-Qur’an kuno yang di yakini berasal dari Aceh menarik perhatian para pemerhati sejarah Islam Nusantara.

 Naskah suci ini ditulis tangan secara lengkap 30 juz dan di perkirakan berasal dari abad ke-16 hingga awal abad ke-19.

Menurut catatan Roby Moktar, mushaf langka tersebut merupakan salah satu warisan peradaban Islam di Nusantara yang masih terpelihara dengan baik.

Al-Qur’an berusia sekitar 200 tahun itu bukan hanya bernilai spiritual, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan seni tinggi.

Al-Qur’an ini terdiri atas 308 helaian kertas tebal dengan aroma khas, berukuran cukup besar yakni 31 x 19 sentimeter.

Total terdapat 616 halaman, dengan 608 di antaranya bertuliskan ayat suci Al-Qur’an secara utuh dan Jumlah 6.666 ayat dalam 114 surah masih terbaca dengan jelas meskipun usianya sudah ratusan tahun.

Baca Juga :  PERSAJA Gelar Seminar Internasional Bahas Stabilitas Ekonomi dan Krisis Sistemik IHSG

Keunikan mushaf ini semakin menonjol dengan adanya enam halaman bergambar hiasan warna-warni.

 Rinciannya: dua halaman di bagian awal, dua halaman di pertengahan, dan dua halaman di akhir mushaf.

Hiasan tersebut memperlihatkan ciri khas seni kaligrafi dan iluminasi Aceh pada masa lalu.

Meski sampul asli mushaf berwarna merah muda telah di ganti dengan sampul baru untuk menjaga ketahanan fisik.

Kondisi keseluruhan Al-Qur’an masih sanga, terawat, Tulisan tangan para ulama penyalin tetap jelas terbaca tanpa banyak kerusakan.

Keberadaan Al-Qur’an antik ini menjadi bukti nyata bagaimana Aceh pada masa lalu di kenal sebagai salah satu pusat perkembangan Islam di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Maksimal, Kapolres Tebo Turun Langsung Kelapangan

Mushaf tulisan tangan tersebut tidak hanya menjadi warisan budaya, melainkan juga saksi bisu perjalanan panjang dakwah Islam di Tanah Rencong.

“Al-Qur’an ini adalah bukti betapa tingginya peradaban Islam di Aceh, baik dari segi ilmu, seni, maupun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” ujar Roby Moktar.

Penemuan dan pelestarian mushaf kuno ini di harapkan dapat mendorong generasi muda Aceh dan Indonesia untuk lebih mencintai Al-Qur’an.

sekaligus menjaga warisan sejarah Islam Nusantara agar tidak hilang di telan zaman.(*)

Data : Roby. M

 

Share :

Baca Juga

Sejarah Perang Pulau Tengah

Artikel

Sejarah Singkat Perang Melawan Penjajah di Pulau Tengah Kerinci

Kota Sungai Penuh

 Hiburan Pasar Malam Ciptakan Lapangan Kerja dan Tingkatkan Pendapatan Pedagang K5
imam masjid

Advertorial

Wako Alfin Hadiri Pengukuhan IPIM Kota Sungai Penuh
Ahy

Internasional

AHY Resmikan Jembatan Kabanaran, Perkuat Konektivitas Bantul – Kulon Progo 

Advertorial

Kepala Desa Merbau Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati Dillah Hich dan Wakil Bupati Muslimin Tanja Kabupaten Tanjab Timur Periode 2025 – 2030

Advertorial

Pemkab Merangin Jalin Kerjasama Perbendaharaan Prov.Jambi

Daerah

Wako Ahmadi dan Wawako Antos Safari ke Masjid Al-Furqon Dua Larik Kampung Dalam Larik Kemahan

Advertorial

Wagub Sani Apresiasi Paguyuban Sinar Mas Adakan Bazar Murah