Jambi,Eksisjambi.com – Di tengah masyarakat yang masih memegang kuat tradisi keilmuan spiritual dan hikmah Islam, muncul kembali pembahasan tentang salah satu ajaran batin yang di kenal sebagai Ilmu Hikmah Mata Kasaf dan Ilmu.
Ini di percaya sebagian kalangan memiliki kemampuan untuk membuka mata batin (kasaf aenul basiroh), mempertajam firasat, dan meningkatkan kepekaan spiritual terhadap hal-hal gaib.
Menurut ajaran yang beredar di kalangan praktisi ilmu hikmah, untuk menguasai Ilmu Mata Kasaf seseorang harus melaksanakan puasa sunnah selama 11 hari.
Selama masa tersebut, bacaan doa atau amalan utama harus di baca 41 kali setiap selesai salat fardhu dan 159 kali pada malam hari setelah salat hajat.
Adapun amalan yang di maksud bersumber dari potongan ayat Al-Qur’an, Surah Al-An’am ayat 59, berbunyi:
وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَآ إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلْبَرِ وَٱلْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍۢ فِى ظُلُمَٰتِ ٱلْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍۢ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِى كِتَٰبٍۢ مُّبِينٍۢ
“Wa ‘indahu mafātihul ghaibi, lā ya‘lamuhā illā huwa, wa ya‘lamu mā fil barri wal bahri, wa mā tasquṭu min waraqatin illā ya‘lamuhā, walā ḥabbatin fī ẓulumāti al-arḍi walā raṭbin walā yābisin illā fī kitābin mubīn.”
Amalan ini di yakini sebagai kunci membuka “pintu kasaf”, atau kemampuan melihat hal-hal yang tersembunyi di balik realitas kasat mata.
Pengamal ilmu ini meyakini bahwa Ilmu Hikmah Mata Kasaf memiliki beragam manfaat spiritual dan metafisik, di antaranya:
- Mendeteksi keberadaan benda pusaka atau harta terpendam.
- Melihat isi bumi dan fenomena alam tersembunyi.
- Membuka mata batin dan mempertajam insting (firasat).
- Menerawang alam gaib atau menarik informasi batin (jalbul ahbar).
- Membantu dalam menghadapi ujian akademik dengan meningkatkan fokus dan intuisi.
- Melihat keberadaan seseorang tanpa media fisik.
- Mengetahui energi atau kekuatan spiritual seseorang maupun suatu benda.
- Menemukan petunjuk gaib melalui istikharah batin.
- Mengaktifkan indra keenam serta menyingkap rahasia-rahasia yang tersembunyi.
Dalam praktiknya, pengamal cukup membaca amalan sebanyak 7 kali sambil memejamkan mata dan berniat melihat hal yang di inginkan.
Berdasarkan keyakinan tradisi ini, apabila di lakukan dengan niat tulus dan disiplin spiritual, maka “hijab pandangan” akan tersingkap sesuai izin Allah SWT.
Meski banyak kalangan pengamal hikmah mempercayai manfaatnya, para ulama dan ahli tafsir mengingatkan agar amalan seperti ini tidak di pahami secara berlebihan.
Dalam Islam, segala bentuk pengetahuan tentang hal gaib sepenuhnya berada di tangan Allah SWT, sebagaimana tercantum dalam ayat tersebut.
Beberapa tokoh tarekat juga menekankan bahwa tujuan utama ilmu hikmah seharusnya bukan sekadar mencari kemampuan luar biasa, melainkan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui dzikir, kesucian hati, dan keikhlasan.
Ilmu Hikmah Mata Kasaf menjadi bagian dari kekayaan tradisi spiritual Nusantara yang berpadu dengan nilai-nilai Islam.
Meskipun banyak di yakini membawa manfaat batin, praktiknya tetap perlu di iringi dengan pemahaman agama yang benar serta bimbingan guru spiritual yang mumpuni, agar tidak keluar dari koridor syariat.(*)







