Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 27 November 2025 - 05:44 WIB

Pemkab Tanah Datar Resmi Tetapkan Masa Tanggap Darurat Bencana Alam

Tanggap Darurat Tanah Datar

Tanggap Darurat Tanah Datar

Batusangkar, Tanah Datar,http://Eksisjambi.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menetapkan masa tanggap darurat bencana setelah tingginya intensitas hujan disertai angin kencang menyebabkan longsor, banjir, luapan sungai, serta pohon tumbang di sejumlah wilayah. Dampak terparah terjadi di Kecamatan Batipuh Selatan, Kecamatan Batipuh, dan Kecamatan X Koto.

Curah hujan ekstrem sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan jembatan putus, kerusakan lahan pertanian, fasilitas umum dan ibadah, hingga rumah warga hanyut terbawa arus sungai. Beberapa nagari bahkan dinyatakan terisolir karena akses jalan yang terputus.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Pemerintah Daerah Tanah Datar menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, mulai 27 November 2025. Keputusan ini diambil dalam rapat bersama Forkopimda yang digelar di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Rabu malam (26/11/2025).

“Dari kondisi wilayah yang terdampak dan kajian bersama Forkopimda, tentu kita perlu menetapkan tanggap darurat bencana tingkat kabupaten untuk 14 hari ke depan. Hal ini agar kita bisa fokus menanggulangi bencana yang terjadi,” ujar Bupati Tanah Datar, Eka Putra.

Baca Juga :  Baznas Kota Sungai Penuh Bantu Modal Usaha untuk 78 Mustahiq

Hingga berita ini di turunkan, hujan masih mengguyur sebagian besar wilayah Tanah Datar sehingga potensi bencana susulan masih cukup tinggi.

Bencana ini memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri telah mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum di beberapa titik terdampak.

“Ada di Jorong Baiang, Nagari Guguak Malalo dan di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto itu terisolasi saat ini. Kendaraan tidak bisa menembus lokasi. Ada rumah yang kini berada di tengah-tengah sungai. Sungai yang dulunya hanya 3-4 meter, kini melebar menjadi sekitar 80 meter,” ungkap Bupati.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Tinjau Permasalahan Irigasi di Pendung Talang Genting

Data sementara dari Kecamatan Batipuh Selatan menunjukkan jumlah pengungsi terus bertambah seiring meningkatnya debit air. Camat Batipuh Selatan, Muhammad As’ad, menyebut jumlah pengungsi telah mencapai lebih dari 500 orang, dan masih bertambah pada Rabu malam.

Rapat penetapan tanggap darurat dipimpin Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi dan turut dihadiri Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, pimpinan OPD, Dandim 0307 Tanah Datar, Kajari, Ketua PN Batusangkar, Wakapolres Tanah Datar serta Wakapolres Padang Panjang, dan sejumlah pejabat lainnya.

Pemerintah Kabupaten menegaskan fokus utama dalam masa tanggap darurat ini meliputi evakuasi warga, pemulihan akses jalan, penyaluran bantuan, serta pengamanan wilayah dari potensi bencana lanjutan.

Sumber : Fan

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Cek kualitas pelayanan kesehatan, Wako Alfin Sidak di RSUD Mayjend H.A Thalib

Daerah

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,733 Juta
Jalan Tol Trans Sumatera

Daerah

Rakor Percepatan JTTS Rengat–Pekanbaru Bahas Isu Strategis Pengadaan Lahan
Banggar DPRD Kota Sungai penuh

Advertorial

Banggar DPRD Sungai Penuh Lanjutkan Pembahasan Ranperda APBD Perubahan 2025

Daerah

PLTA PT.KMH Serahkan Bantuan APD Penanganan Covid-19 Ke Pemkab Kerinci
Waspada aplikasi WhatsApp palsu

Daerah

Waspada WhatsApp Palsu, Masyarakat Diminta Tingkatkan Keamanan Digital

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Penyembelihan Hewan Qurban Iduladha 1447 H
Gempa sabah

Daerah

Gempa M7.1 Sabah Malaysia Jadi yang Terbesar di Zona Kalimantan Sejak 1900