KERINCI,http://Eksisjambi.com – Kabupaten Kerinci tengah bersiap menyambut salah satu agenda budaya terbesar tahun ini, Festival Budaya Kerinci 2025 yang mengangkat tema “Balik Ku Dahin”. Tema ini menjadi simbol ajakan untuk kembali menelusuri akar budaya, menghidupkan kembali memori kolektif, dan menjaga identitas masyarakat Kerinci dari generasi ke generasi.
Momentum ini semakin kuat ketika panitia merilis foto hitam putih yang menggambarkan masyarakat mengenakan pakaian adat lama Kerinci. Foto tersebut menggugah ingatan publik, seolah membawa mereka kembali ke masa ketika setiap tenunan adalah doa, setiap motif adalah pesan leluhur, dan setiap warna menyimpan makna tentang jati diri masyarakat Kerinci.
Dalam narasi yang turut disampaikan penyelenggara, digambarkan bagaimana warisan budaya tidak hanya menjadi simbol masa lalu, tetapi juga penopang karakter masyarakat modern.
“Dalam balutan pakaian lama Kerinci, kami seakan melangkah kembali ke jejak waktu—ke masa ketika setiap tenunan adalah doa, setiap motif adalah cerita, dan setiap warna menyimpan makna tentang siapa kita,” demikian kutipan yang disampaikan menjelang festival.
Panitia menyebut, melalui festival ini mereka ingin merawat kembali tradisi, sekaligus menjadi ruang edukasi bagi generasi muda.
“Lewat foto hitam putih ini, kami ingin merawat ingatan kolektif dan menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah langkah generasi kini,” lanjutnya.
Festival Budaya Kerinci 2025 dijadwalkan menampilkan beragam kegiatan yang menonjolkan kekayaan adat dan seni lokal, di antaranya:
Pameran pakaian adat lama Kerinci lengkap dengan penjelasan filosofi tiap motif dan warna.
Atraksi seni tradisional, termasuk tari, musik, dan pertunjukan sastra lisan Kerinci.
Pawai budaya yang melibatkan seluruh kecamatan dengan kostum adat dan replika artefak sejarah.
Bazar kuliner dan kerajinan tradisional, menampilkan produk UMKM berbasis warisan budaya.
Ruang edukasi budaya untuk pelajar, yang mengajak generasi muda memahami sejarah melalui media interaktif.
Dengan mengangkat tema Balik Ku Dahin, festival ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat persatuan, kebanggaan, dan kecintaan terhadap budaya Kerinci.
“Menjelang Festival Budaya Kerinci: Balik Ku Dahin, kami merayakan akar yang menguatkan, sejarah yang mempersatukan, dan identitas yang tak lekang oleh zaman,” tutup panitia
Festival Budaya Kerinci 2025 dijadwalkan berlangsung pada [isi tanggal resmi jika ada], dan terbuka untuk seluruh masyarakat serta wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat pesona budaya Kerinci.(*)







