Brazil, http://Eksisjambi.com – Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan komitmen besar di panggung internasional. Ia berencana menginvestasikan dana sekitar Rp16 triliun ke Dana Hutan Tropis Brasil sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemulihan hutan yang mengalami kerusakan parah di negara tersebut.
Langkah ini di nilai sebagai kontribusi positif Indonesia dalam menjaga kelestarian lingkungan global, mengingat hutan tropis Brasil merupakan salah satu paru-paru dunia yang memiliki peran penting bagi keseimbangan iklim.
Namun, di balik komitmen tersebut, muncul sorotan mengenai kondisi hutan di dalam negeri. Pertemuan itu mempertemukan dua negara yang saat ini menempati posisi tertinggi dalam tingkat deforestasi dunia: Brasil di peringkat pertama dan Indonesia di posisi kedua. Situasi ini menjadi pengingat bahwa tantangan serupa juga masih di hadapi tanah air.
Di berbagai wilayah mulai dari Sumatra, Kalimantan, hingga Papua—laju kehilangan hutan masih berlangsung. Kebakaran hutan, alih fungsi lahan, serta praktik eksploitasi yang tidak berkelanjutan terus menjadi ancaman nyata bagi ekosistem nasional.
Komitmen global yang di suarakan di luar negeri patut di apresiasi. Namun, hal itu juga di harapkan menjadi dorongan bagi peningkatan kesadaran dan upaya yang lebih serius di dalam negeri. Pemulihan dan perlindungan hutan Indonesia perlu di lakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Penyelamatan hutan tropis tidak hanya tercermin dari dukungan internasional, tetapi juga dari langkah nyata menjaga rumah sendiri. Upaya tersebut tidak bisa lagi di tunda, melainkan harus di jalankan sekarang demi masa depan lingkungan yang lebih baik. (*)







