Home / Hukum / Internasional / Nasional / News

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:51 WIB

Danrem 011/Lilawangsa Bubarkan Pembawa Bendera GAM di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan

Danrem 011 Lilawangsa

Danrem 011 Lilawangsa

Lhokseumawe – Pimpinan TNI Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, dengan tegas melarang sekaligus membubarkan sekelompok orang yang membawa bendera Bulan Bintang atau Bendera Perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), pada Kamis, 25 Desember 2025.

Aksi pembubaran tersebut berlangsung di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Simpang Dua, Kota Lhokseumawe. Keberadaan kelompok pembawa bendera itu sempat menarik perhatian pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kolonel Inf Ali Imran menyampaikan bahwa tindakan tegas tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya di wilayah Aceh.

Baca Juga :  TVS NTorq 150 Siap Guncang Pasar Skutik 150cc

“Pengibaran atau penggunaan simbol-simbol yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan dapat memicu keresahan masyarakat tidak dibenarkan. TNI hadir untuk menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa,” tegas Ali Imran di lokasi kejadian.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang dapat menimbulkan konflik serta mengganggu ketentraman sosial. Menurutnya, setiap aspirasi harus disampaikan melalui jalur hukum dan mekanisme yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Malam ini, Langit Dihiasi Bulan Purnama, Ini Fenomena dan Dampaknya bagi Bumi

Aparat TNI bersama unsur keamanan lainnya bertindak secara persuasif dan humanis dalam membubarkan kelompok tersebut. Tidak dilaporkan adanya tindakan anarkis maupun korban dalam peristiwa tersebut.

Hingga pembubaran selesai, arus lalu lintas di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan sempat melambat, namun kembali normal setelah aparat memastikan situasi aman dan terkendali.

Pihak TNI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh komponen masyarakat demi menjaga keamanan serta kedamaian di wilayah Aceh, khususnya menjelang momentum-momentum penting nasional. (*)

 

Share :

Baca Juga

ITS Kembangkan Bensin dari Sawit

Daerah

Peneliti ITS Kembangkan “Benwit”, Bensin Alternatif dari Kelapa Sawit 

Advertorial

Tim Futsal Bungo Berhasil Raih Medali Perunggu Di Ajang PORPROV Jambi Tahun 2023

Advertorial

Wagub Sani : Bentengi Anak Dengan Ilmu Agama Yang Kuat
Penyuluhan Anti Korupsi

Daerah

KPK Kembali Cetak Ribuan Penyuluh Antikorupsi 
Presiden Prabowo Subianto

Daerah

Presiden Prabowo  Kembali Kunjungi Aceh dan Pastikan Akses Utama Segera Pulih

Internasional

Gempa Susulan Masih Mengguncang Kamchatka
Emas Termahal Dalam Sejarah

Daerah

Rekor Baru! Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta per Gram

Advertorial

Heboh Guru TK Diminta Kembalikan Uang 75 Juta, Gubernur Al Haris: Ada Miss Administrasi