Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:56 WIB

Prabowo: Pengusaha Rakus Tidak Perlu Mengaku Kedaulatan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA,http://Eksisjambi.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti pengusaha sumber daya alam tambang ilegal.

Ia menantang bagi pengusaha tambang ilegal, menurutnya rakus. Karena telah terbiasa menyuap pejabat serta mengabaikan kedaulatan negara di bawah Pemerintahannya.

Saat ini ada sebanyak 1.000 tambang dimaksud yang telah ditutup. Dalam prediksinya ada banyak ada juga yang lainnya masih aktif. Hal ini di katakannya saat memberi pidato di World Economic Forum di Swis. 22/1/2026

“Mungkin para pengusaha rakus yang menyebut diri mereka wirausaha ini merasa tidak perlu mengakui kedaulatan pemerintah Indonesia. Atau mungkin merasa dapat menyuap seluruh pejabat pemerintahan”ujarnya

Baca Juga :  Tinjau Fasilitas Isolasi Pasien Covid 19 RS Bakri

“Baiklah, saya menantang mereka untuk mencoba suap di pemerintahan saya. Mereka akan mendapatkan kejutan besar”tambahnya

Prabowo juga mengeklaim tindakan tindakan pelanggaran terhadap hukum yang berlaku. Karena mereka baginya paling berani sepanjang sejarah Indonesia.

“Hingga saat ini, kami telah menutup 1.000 tambang ilegal. Namun, laporan dari jajaran saya menunjukkan masih ada setidaknya 1.000 tambang ilegal lainnya”ungkapnya

Di era Pemerintahannya, ada sebanyak 28 izin perusahaan di blacklist. Alasannya menguasai 1,01 juta hektar lahan, faktanya terbukti membuka perkebunan di kawasan hutan lindung.

“Jika di gabungkan dengan 4 juta hektar lahan ilegal yang telah disita sebelumnya, pada hakikatnya kami telah menjalankan penegakan hukum di bidang kehutanan yang paling berani dan paling tegas dalam sejarah Indonesia”katanya

Baca Juga :  Prabowo–Putin Bertemu di Kremlin, Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi dan Investasi

Tak hanya di sektor kehutanan, Prabowo juga menyinggung pengungkapan penyelewengan besar besaran dalam tata kelola bahan bakar minyak (BBM) dan minyak mentah.

Praktik praktik tersebut sebagai pelanggaran terang terangan terhadap supremasi hukum. Sementara itu, Prabowo membeberkan, jumlah korporasi yang diduga melanggar hukum mencapai 666 perusahaan.

“Satu-satunya jalan adalah memiliki keberanian untuk menegakkan hukum. Tidak boleh ada kompromi. Tidak boleh ada langkah mundur”tutupnya.**

Share :

Baca Juga

Daerah

BNN Gerebek Kampung Bahari, Loyalis Bandar Narkoba Melawan 

Advertorial

Pemkot Sungai Penuh Kembali Membuka Seleksi 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

News

Pemkab Kerinci Peringati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024

Daerah

Humas PLTA Merangin Hidro Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Kota Sungai Penuh
Harga Emas Dunia Naik Tajam

Daerah

Harga Emas Dunia Melonjak Tajam, Naik Rp17.203 per Gram pada 11 Agustus 2026
Wako Alfin

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gelar Safari Jumat di Masjid Taqwa Desa Baru Debai
Harga emas Dunia

Daerah

Harga Emas Dunia Naik Rp21.573 per Gram, Dipicu Penguatan Harga Global
Nissan Terra 2025,

Daerah

Nissan Terra 2025 Hadir dengan Performa Tangguh dan Teknologi Modern