Bandung, http://Eksisjambi.com – Sekretaris Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Kolonel Chk Dr. Irman Putra, S.H., M.H., menyempatkan diri berdiskusi bersama Ketua DPD TMI Jawa Barat, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta pengusaha muda Jawa Barat di Kota Bandung.
Pertemuan tersebut di laksanakan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengimplementasikan delapan program prioritas Asta Cita Pemerintahan Prabowo – Gibran. Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, membahas berbagai tantangan serta peluang dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Kol Chk Dr. Irman Putra menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar strategis dalam menjaga stabilitas nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara organisasi kepemudaan, legislatif, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mendukung kebijakan pemerintah agar tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Ketahanan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut distribusi, pengawasan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Di butuhkan kolaborasi semua pihak agar program pemerintah benar-benar di rasakan manfaatnya,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut juga di soroti pentingnya dukungan terhadap kebijakan pemerintah, khususnya yang berpihak pada kemandirian pangan, peningkatan produktivitas sektor pertanian, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Peran pengawasan dari legislatif di nilai strategis untuk memastikan program-program berjalan sesuai rencana dan tepat guna.
Sementara itu, para pengusaha muda Jawa Barat menyampaikan komitmennya untuk terlibat aktif dalam pengembangan sektor pangan, termasuk melalui inovasi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja. DPD TMI Jawa Barat pun siap menjadi jembatan sinergi antara pemuda, pemerintah, dan dunia usaha.
Pertemuan ini di harapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam mendukung agenda besar pemerintah, sekaligus memperkuat peran TMI sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.**







