Home / Daerah / Nasional / Nasional / News / Otomotif / Peristiwa

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:24 WIB

Pemerintah Tetapkan Prioritas Dana Desa 2026 Rp60,57 Triliun

JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Pemerintah secara resmi menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp60,57 triliun. Kebijakan ini di fokuskan untuk mendukung pemulihan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia.

Sejumlah program strategis menjadi prioritas, mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa hingga dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa penguatan peran koperasi desa menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memastikan Dana Desa lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut di sampaikannya di Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Rabu kemarin. Menurut Prasetyo, penggunaan Dana Desa untuk mendukung Koperasi Merah Putih bukan berarti mengurangi alokasi anggaran desa. Sebaliknya, kebijakan tersebut merupakan upaya penggeseran peruntukan agar lebih efektif dan produktif.

Baca Juga :  Prabowo dan Gibran Tak Lagi Duduk Berdampingan di Sidang Kabinet

“Lokus kegiatannya tetap berada di desa. Jadi bukan mengurangi jatah desa, tetapi bagaimana anggaran yang ada bisa lebih tepat guna dan memberikan dampak nyata terhadap kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah ingin membangun lembaga ekonomi desa yang lebih terorganisir, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi lokal. Dengan sistem yang lebih tertata, di harapkan koperasi dapat memperluas akses permodalan, memperkuat rantai distribusi produk desa, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro di perdesaan.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Raih WTP 8 Kali Berturut-turut

Selain itu, Dana Desa 2026 juga tetap di arahkan untuk program perlindungan sosial, khususnya BLT Desa bagi masyarakat miskin dan rentan. Program ini di nilai masih relevan dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Pemerintah berharap, kombinasi antara perlindungan sosial dan penguatan kelembagaan ekonomi desa dapat mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem serta mendorong terciptanya desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan anggaran yang cukup besar, pengawasan dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa juga menjadi perhatian utama agar setiap rupiah yang di gelontorkan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat desa.**

Share :

Baca Juga

Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd. (Guru Besar UIN STS Jambi)

Advertorial

Halo Stunting: Bagaimana Gerakan Pasca Kenaikan di Jambi

Daerah

Ketua DPRD H. Fajran Hadiri Jum’at Curhat Polres Kerinci 

Daerah

Update 20 Kode Redeem MLBB Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis 

Daerah

IKAMARU-J  Gelar Dialog Terbuka Penanganan Sampah di Kota Sungai penuh

Advertorial

DPRD Provinsi Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum LKPJ dan Perubahan RPJMD 2021-2026

Advertorial

Bupati tanjab Barat Buka Secara Resmi Turnamen Gasing Undi Tabung Di Kampung Baru Seberang Kota

Advertorial

Kepala Desa Sungai Tawar Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati Dillah Hich dan Wakil Bupati Muslimin Tanja Kabupaten Tanjab Timur Periode 2025 – 2030

Daerah

Gubernur Alharis Apresiasi Program Satu Rumah Satu Sarjana Walikota Sungaipenuh