Religi, http://Eksisjambi.com -Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang umat Islam kerjakan setiap malam selama bulan Ramadhan setelah menunaikan shalat Isya. Mayoritas umat Muslim di Indonesia melaksanakan Tarawih sebanyak 11 rakaat, yang terdiri atas 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir.
Pelaksanaan ini mengikuti sunnah yang di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW dengan tata cara yang sederhana, namun tetap khusyuk.
Secara umum, jamaah membagi pelaksanaan menjadi dua bagian utama, yakni 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir.
1. Shalat Tarawih 8 Rakaat
Pertama, jamaah melaksanakan 8 rakaat Tarawih dengan empat kali salam. Artinya, setiap dua rakaat di akhiri dengan salam, lalu di lanjutkan kembali hingga genap delapan rakaat (2-2-2-2).
Adapun tata cara pelaksanaannya sebagai berikut:
- Membaca niat di dalam hati.
- Takbiratul ihram.
- Membaca surat Al-Fatihah, kemudian di lanjutkan dengan surat pendek dari Al-Qur’an.
- Ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.
- Berdiri kembali untuk rakaat kedua hingga tahiyat akhir.
- Mengucapkan salam pada akhir dua rakaat.
Selanjutnya, jamaah mengulangi pola tersebut hingga mencapai delapan rakaat.
2. Shalat Witir 3 Rakaat
Setelah menyelesaikan 8 rakaat Tarawih, jamaah melanjutkan dengan 3 rakaat Witir. Pelaksanaannya dapat di lakukan dengan dua cara:
- Dua rakaat salam, kemudian satu rakaat salam (2+1).
- Tiga rakaat sekaligus dengan satu kali tahiyat akhir dan satu salam.
- Kedua cara tersebut sama-sama di perbolehkan dan sah menurut syariat.
Berikut contoh niat shalat Tarawih dua rakaat secara mandiri:
- Niat Tarawih (2 Rakaat):
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Saya niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
- Bacaan Niat Shalat Witir
Niat Witir (2 Rakaat):
أُصَلِّي سُنَّةَ مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatan minal witri rak’atayni lillāhi ta’ālā.
Niat Witir (1 Rakaat):
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal witri rak’atan lillāhi ta’ālā.
Sebagai tambahan, berikut beberapa poin penting yang perlu di perhatikan:
- Waktu Pelaksanaan: Umat Islam mengerjakan Tarawih setelah shalat Isya hingga sebelum terbit fajar.
- Bacaan Surat: Imam maupun jamaah di anjurkan membaca surat-surat pendek, khususnya dari Juz 30, agar pelaksanaan tetap ringan.
- Keutamaan: Shalat Tarawih menjadi amalan sunnah yang sangat di anjurkan selama Ramadhan. Selain itu, pelaksanaannya mencerminkan tuntunan Rasulullah yang mengedepankan kemudahan tanpa mengurangi kekhusyukan.
Dengan memahami tata cara yang benar, umat Islam dapat menjalankan shalat Tarawih 11 rakaat secara tertib dan penuh penghayatan sepanjang bulan suci Ramadhan.**







