Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:36 WIB

Tiga Rektor PTN Bahas Kesiapan Tata Kelola Proyek Sekar Purwo di UGM

Oplus_131072

Oplus_131072

YOGYAKARTA,  http://Eksisjambi.com–  Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Ova Emilia bersama Rektor Universitas Jenderal Soedirman Prof. Dr. Akhmad Sodiq dan Rektor Universitas Di ponegoro Prof. Suharnomo menggelar pertemuan strategis di Gedung Pusat UGM. Pertemuan tersebut turut di hadiri perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Agenda utama pertemuan membahas kesiapan tata kelola Proyek Sekar Purwo sebagai pusat inovasi kesehatan terintegrasi berbasis Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RS PTN). Proyek ini di harapkan menjadi model penguatan layanan kesehatan akademik yang terintegrasi dan berkelanjutan di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sinergi tiga perguruan tinggi negeri tersebut di arahkan untuk memperkuat infrastruktur, sistem operasional, serta pengelolaan layanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan pusat riset dan inovasi kesehatan berbasis rumah sakit pendidikan.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiri Pembukaan Munas XIX BEM SI Kerakyatan di UNJA

Proyek Sekar Purwo sendiri di dukung melalui skema Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN). Program ini menargetkan pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan modern, pusat riset dan pengembangan, serta sistem database terintegrasi antar rumah sakit akademik guna meningkatkan efektivitas layanan dan kolaborasi penelitian.

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat dalam pengelolaan RS PTN. Menurutnya, keberadaan rumah sakit perguruan tinggi harus di iringi sistem manajemen yang terkoordinasi.

“Saat ini Kemdiktisaintek sudah memiliki 33 RS PTN dan itu luar biasa. Harus ada satgas khusus di bawahnya, atau sejenis konsorsium untuk membantu mengelola fasilitas pelayanan tersebut. Terlebih, perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia yang turut membantu berbagai riset di Kementerian Kesehatan,” ujar Prof. Ova.

Baca Juga :  Wako Instruksikan Percepatan Vaksinasi Lansia dan Anak

Kolaborasi ini di harapkan mampu meningkatkan skalabilitas dan efisiensi operasional rumah sakit perguruan tinggi. Selain itu, integrasi sistem dan penguatan tata kelola di yakini dapat memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi sekitar 37 juta jiwa masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi lintas institusi, Proyek Sekar Purwo di harapkan menjadi tonggak baru pengembangan ekosistem layanan kesehatan akademik yang inovatif, terintegrasi, dan berdaya saing nasional maupun global.**

Share :

Baca Juga

Himbauan BMKG

Daerah

Warga Kepri Wajib Siaga! BMKG Rilis Peringatan Rob 4–13 Desember 2025

Advertorial

DPRD Kota Sungai Penuh Ikuti Upacara Bhayangkara Ke-78

Advertorial

RSUD Mayjen A.Thalib Ikut Prihatin Atas Hilangnya Wira dan Serahkan Bantuan logistik 
Presiden Prabowo Subianto tiba di Indonesia usai kunjungan kenegaraan ke Rusia dan Prancis

Daerah

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Bawa Pulang Kesepakatan Strategis dari Rusia dan Prancis
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo: Pemimpin TNI Harus Dinilai Berdasarkan Prestasi, Bukan Senioritas

Daerah

Gubernur Al Haris Dorong Pengusaha Muda Jambi Tampil di Tingkat Nasional pada Munas HIPMI ke-18

Bangko

Tingkatkan Kemampuan Linmas, Babinsa Berikan Pelatihan PBB

Advertorial

Fraksi RNR Dalam Agenda Paripurna DPRD Tanjabtim Warning Dinas PUPR Menuntaskan Pembangunan Yang Tertunda.