Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:19 WIB

Parade 6 Planet Hiasi Langit Sabtu 28 Februari 2026

Parade Planet 2026,

Parade Planet 2026,

Jakarta , http://Eksisjambi.com – Langit Indonesia dan berbagai belahan dunia akan menyuguhkan fenomena astronomi langka pada Sabtu petang, 28 Februari 2026. Peristiwa yang di kenal sebagai parade planet atau planetary parade ini akan menampilkan enam planet Tata Surya yang tampak bersamaan di langit senja setelah Matahari terbenam.

Fenomena ini menjadi momen spesial bagi para pencinta astronomi, pelajar, hingga keluarga yang ingin menikmati keajaiban kosmik bersama. Jika cuaca cerah dan lokasi pengamatan mendukung, pemandangan tersebut berpotensi menjadi salah satu peristiwa langit paling menarik di awal tahun 2026.

Enam Planet Tampak Bersamaan

Parade planet terjadi ketika sejumlah planet terlihat berada dalam satu area langit yang sama dari sudut pandang Bumi. Pada 28 Februari 2026, enam planet yang akan “berkumpul” secara visual adalah:

  • Merkurius
  • Venus
  • Jupiter
  • Saturnus
  • Uranus
  • Neptunus

Secara teknis, planet-planet tersebut tidak benar-benar sejajar dalam satu garis lurus di ruang angkasa. Namun, dari perspektif pengamat di Bumi, mereka tampak relatif berdekatan di langit barat pada waktu yang hampir bersamaan setelah Matahari terbenam.

Fenomena Langka dan Mengapa Menarik?

Fenomena enam planet terlihat bersama tergolong jarang. Biasanya hanya dua atau tiga planet saja yang cukup terang dan mudah di amati dalam satu malam. Posisi orbit planet-planet pada akhir Februari 2026 memungkinkan keenamnya berada di atas cakrawala barat dalam waktu yang relatif singkat setelah senja.

Baca Juga :  Gunung Kerinci, Puncak Tertinggi di Asia Tenggara 

Empat planet berpeluang terlihat dengan mata telanjang, yaitu Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus.

Jupiter menjadi objek paling mencolok karena cahayanya sangat terang. Venus juga di kenal sebagai salah satu benda langit paling terang di langit malam. Saturnus terlihat lebih redup namun tetap bisa di amati tanpa alat bantu.

Merkurius berada dekat cakrawala barat sehingga membutuhkan waktu pengamatan yang tepat.

Sementara itu, Uranus dan Neptunus terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang. Pengamat memerlukan teropong atau teleskop untuk mengidentifikasinya dengan jelas.

Waktu Terbaik Mengamati

Waktu terbaik untuk menyaksikan parade planet ini adalah sekitar 30 hingga 60 menit setelah Matahari terbenam pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Pada rentang waktu tersebut:

  • Langit mulai cukup gelap untuk melihat objek terang.
  • Planet-planet masih berada di atas cakrawala barat.
  • Risiko “tenggelam” di balik horizon belum terjadi.
  • Di sarankan memilih lokasi dengan:
  • Cakrawala barat yang terbuka luas.
  • Minim polusi cahaya.
  • Cuaca cerah tanpa awan tebal atau kabut.
Baca Juga :  Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Bisa Disaksikan dari Indonesia, Ini Penjelasannya

Fenomena ini juga masih bisa di amati beberapa hari sebelum dan sesudah tanggal puncak, namun posisi visual paling rapat di perkirakan terjadi pada akhir Februari.

Tips Sederhana Menyaksikan Parade Planet, Datang lebih awal sebelum Matahari benar-benar terbenam.,Arahkan pandangan ke langit barat.

Cari Venus sebagai titik paling terang.

Amati titik terang lain di sekitarnya yang merupakan Jupiter dan Saturnus.

Gunakan aplikasi peta langit atau teleskop untuk menemukan Uranus dan Neptunus.

Bagi masyarakat di Jambi dan wilayah Indonesia lainnya, fenomena ini bisa menjadi pengalaman edukatif sekaligus rekreasi keluarga. Anak-anak dapat belajar langsung mengenal Tata Surya melalui pengamatan nyata di langit.

Jika kondisi cuaca mendukung, Sabtu malam itu berpotensi menjadi malam istimewa yang memperlihatkan harmoni gerak planet-planet di Tata Surya — sebuah pertunjukan alam yang tidak terjadi setiap waktu.

Jangan lupa catat tanggalnya dan siapkan waktu terbaik untuk menengadah ke langit.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global

Bangko

Ribuan Tim Pemenangan Yang Dilantik Siap Menangkan AlHaris – Sani
Pengedar lem di Desa Sungai Tutung di tangkap Aparat Warga Apresiasi

Daerah

Pengedar Lem di Desa Sungai Tutung Kerinci Ditangkap, Warga Apresiasi Ketegasan Aparat
Presiden Donald Trump

Internasional

Trump: AS Ambil Alih Venezuela Sementara hingga Siap Transisi Damai

Advertorial

Pemkot Sungai Penuh Peringati Hardiknas Tahun 2025
DKI Kota Baru

Daerah

Wacana Penetapan DKI Kotabaru di Kawasan IKN Muncul

Advertorial

Sekda Sudirman Dorong Buah Pinang Sebagai Komoditi Ekspor Utama Jambi
Fenomena langka akan terjadi pada tahun 2030

Daerah

Fenomena Langka 2030: Dua Kali Ramadan, Satu Kali Idul Fitri