Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:37 WIB

Uang Primer Indonesia Tumbuh 18,3 Persen pada Februari 2026, Capai Rp2.228 Triliun

BANK 🏦 Indonesia

BANK 🏦 Indonesia

JAKARTA http://Eksisjambi.com– Jumlah uang primer atau base money (M0) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat pada Februari 2026. Berdasarkan data yang di rilis oleh Bank Indonesia, Uang Primer (M0 Adjusted) tercatat tumbuh sebesar 18,3 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi di bandingkan dengan bulan Januari 2026 yang tercatat sebesar 14,7 persen (yoy). Secara nominal, posisi Uang Primer Adjusted pada Februari 2026 mencapai Rp2.228 triliun.

Bank Indonesia menjelaskan bahwa peningkatan tersebut terutama di dorong oleh pertumbuhan pada beberapa komponen utama uang primer, khususnya giro bank umum di Bank Indonesia serta uang kartal yang beredar di masyarakat.

Baca Juga :  APBN 2027 Disiapkan Jadi Peredam Kejut Energi Nasional

Secara rinci, giro bank umum di Bank Indonesia (adjusted) tercatat mengalami pertumbuhan cukup tinggi yakni 33,6 persen (yoy). Sementara itu, uang kartal yang di edarkan juga meningkat dengan pertumbuhan 15,8 persen (yoy).

Uang primer atau M0 merupakan salah satu indikator penting dalam sistem moneter karena mencerminkan jumlah uang yang langsung di kendalikan oleh bank sentral. Komponen ini umumnya terdiri dari uang kartal yang beredar di masyarakat serta cadangan perbankan yang tersimpan di bank sentral.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Hadiri Penyerahan Bantuan Rumah Swadaya Masyarakat di Tanah Kampung

Kenaikan uang primer biasanya berkaitan dengan meningkatnya likuiditas dalam sistem keuangan, yang dapat mendukung aktivitas ekonomi dan transaksi masyarakat. Namun demikian, perkembangan ini tetap dipantau secara ketat oleh Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas moneter dan inflasi.

Dengan posisi tersebut, Bank Indonesia menilai likuiditas perekonomian nasional tetap terjaga, seiring dengan upaya bank sentral dalam memastikan stabilitas sistem keuangan serta mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.**

Share :

Baca Juga

Bangko

Tim Evaluator UNESCO Kembali ke Merangin Lakukan Revalidasi Status Warisan Geopark Dunia

Bangko

Sigap. Kurang Dari 24 Jam, Polres Merangin Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan, Dua Tersangka Berhasil Diamankan

Bangko

DPRD Merangin Sepakati Petisi HMI Cabang Bangko Terkait Penolakan TAPERA

Daerah

Ilmu Pengasihan Tingkat Tinggi Jadi Perbincangan, Diklaim Bisa Dipraktikkan Langsung

Daerah

Aktivis Minta Bupati Adirozal Copot Kadis Pariwisata Kerinci

Daerah

Pemkot & BPN Sungai Penuh Serahkan Sertifikat Gratis Bagi Masyarakat

Daerah

Wawako Antos Hadiri Pembukaan Necky Bird Shop Cup

Daerah

Pemdes Koto Baru Tanah Kampung, Salurkan BLT-DD untuk Tiga Tahap.