Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:13 WIB

Wacana ASN Masuk Kantor 3 Hari, Sisanya WFA: Upaya Hemat BBM dan Anggaran Negara

JAKARTA, http://Eksisjambi.com  –  Wacana perubahan pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan skema masuk kantor hanya tiga hari dalam sepekan mulai mengemuka pada Maret 2026. Kebijakan ini di usulkan sebagai langkah strategis pemerintah dalam menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional sekaligus menekan beban anggaran negara.

Dalam skema yang tengah di kaji, ASN di jadwalkan bekerja dari kantor pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Sementara itu, pada hari Selasa dan Kamis, ASN menjalankan tugas secara Work From Anywhere (WFA) atau Work From Home (WFH).

Wacana ini di latarbelakangi oleh meningkatnya tekanan terhadap pasokan energi global serta dinamika geopolitik yang berdampak pada fluktuasi harga BBM. Pemerintah menilai, pengurangan mobilitas ASN dapat menjadi salah satu solusi konkret untuk menekan konsumsi energi.

Dengan jumlah ASN yang mencapai sekitar 4 juta orang di seluruh Indonesia, kebijakan ini di targetkan mampu mengurangi mobilitas harian hingga 40 persen. Dampaknya di harapkan signifikan terhadap penghematan BBM nasional, yang nilainya di perkirakan bisa mencapai triliunan rupiah.

Baca Juga :  DPR RI Dorong Penguatan Regulasi dan Sanksi Tegas untuk Lindungi Kawasan Hutan dari Aktivitas Tambang

Pola kerja hybrid yang di usulkan ini mengombinasikan kehadiran fisik dan fleksibilitas kerja jarak jauh. Pemerintah menekankan bahwa perubahan sistem kerja tidak boleh mengurangi produktivitas maupun kualitas pelayanan publik.

Setiap instansi nantinya di harapkan dapat menyesuaikan mekanisme kerja dengan kebutuhan masing-masing, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur digital serta sistem pengawasan kinerja ASN selama bekerja secara WFA.

Meski mobilitas ASN akan di kurangi, pemerintah menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal. Target kinerja dan indikator pelayanan publik menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu oleh perubahan pola kerja ini.

Penguatan sistem digitalisasi layanan dan pengawasan berbasis kinerja menjadi kunci utama agar kebijakan ini dapat berjalan efektif tanpa menurunkan kualitas layanan.

Saat ini, kebijakan tersebut masih berada dalam tahap kajian di tingkat pemerintah pusat. Berbagai aspek tengah di pertimbangkan, mulai dari efektivitas kerja, kesiapan infrastruktur, hingga dampaknya terhadap pelayanan publik.

Baca Juga :  Bupati M.Syukur: TPP ASN Tetap Dibayar Namun Di Sesuaikan

Sejumlah pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menyatakan kesiapan untuk mengikuti arahan pemerintah pusat apabila kebijakan ini resmi di terapkan. Pemprov DKI bahkan membuka peluang untuk mengimplementasikan skema kerja fleksibel bagi ASN sebagai bagian dari upaya efisiensi energi.

Wacana ini mendapat beragam respons dari publik dan pengamat kebijakan. Di satu sisi, langkah tersebut di nilai sebagai inovasi dalam tata kelola pemerintahan modern yang adaptif terhadap tantangan global. Namun di sisi lain, terdapat tantangan dalam hal pengawasan kinerja, pemerataan akses teknologi, serta disiplin kerja ASN.

Jika di terapkan secara matang dan terukur, kebijakan ini berpotensi menjadi salah satu terobosan penting dalam reformasi birokrasi, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.**

Share :

Baca Juga

Penutupan jambore PKK kota sungai penuh

Advertorial

Hj. Hesnidar Haris: Jambore Kader PKK Kota Sungai Penuh Paling Meriah Se-Provinsi Jambi

Advertorial

Safari Ramadhan Di Kec Rantau Rasau Dihadiri Sekda Tanjab Timur
Gempa bumi magnitudo 6,5 mengguncang Sanma, Vanuatu,

Internasional

Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Sanma, Vanuatu, Tidak Berpotensi Tsunami

Daerah

Menyingkap Misteri Cincin Mustika Tarzan, Legenda Modern dari Gorontalo

Daerah

Serah Terima Jabatan Rektor UNBARI Resmi Digelar, Konflik Kepemimpinan Berakhir

Daerah

Pangdam XX/TIB Resmi Tutup Karya Bakti Skala Besar TNI AD TA 2026 di Sarolangun, Wujud Nyata Sinergi TNI dan Rakyat
Gubernur jambi Alharis

Advertorial

Gubernur Al Haris Maulid Nabi di Ponpes Kumpeh Daaru At-Tauhid
Foto Kemkomdigi

Daerah

Kemkomdigi–BP Taskin Bangun Sistem Digital Pastikan Bantuan Tepat Sasaran