Home / Hukum / Internasional / Nasional / News

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:09 WIB

KPK Tutup Tahun 2025 dengan Pesan Tegas: Negara Harus Hadir Lindungi Kepentingan Publik

Kinerja KPK

Kinerja KPK

JAKARTA , http://Eksisjambi.com –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menutup tahun 2025 dengan penegasan kuat bahwa pemberantasan korupsi tidak semata-mata berfokus pada penindakan hukum, tetapi juga memastikan kehadiran negara dalam melindungi kepentingan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Kinerja Akhir Tahun 2025 yang digelar di Gedung Juang KPK, Jakarta, Senin (22/12/2025). Ketua KPK Setyo Budiyanto bersama jajaran pimpinan memaparkan capaian strategis lembaga antirasuah sepanjang tahun berjalan.

Di bidang penindakan, KPK mencatat telah melaksanakan 11 Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mayoritas menyasar sektor pelayanan publik. Dari rangkaian penindakan tersebut, KPK menetapkan 118 tersangka dari berbagai latar belakang, mulai dari penyelenggara negara hingga pihak swasta. Tak hanya itu, KPK juga berhasil melakukan pemulihan aset negara senilai Rp1,53 triliun, baik melalui penyitaan, perampasan aset, maupun mekanisme hukum lainnya.

Baca Juga :  Kementerian PANRB Inisiasi Hari Pelayanan Publik Nasional

“Penindakan tetap menjadi instrumen penting, namun tujuan utamanya adalah memulihkan hak negara dan masyarakat,” ujar Setyo Budiyanto dalam keterangannya.

Sementara pada aspek pencegahan, KPK mencatat tren yang semakin positif. Tingkat kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai 94,89 persen, mencerminkan meningkatnya kesadaran transparansi di kalangan pejabat publik. Selain itu, sepanjang 2025 tercatat 4.580 laporan gratifikasi yang disampaikan masyarakat dan aparatur negara.

Platform pengawasan publik JAGA.ID juga menunjukkan peran signifikan dengan mencatat 18,5 juta kunjungan, menandakan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelayanan publik dan potensi korupsi.

Di sektor pendidikan dan budaya antikorupsi, KPK terus memperluas jangkauan. Sepanjang tahun 2025, KPK menyentuh 27.826 pendidik, melibatkan lebih dari 470.000 pembelajar melalui platform e-learning, serta menggelar Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) yang berhasil menghimpun 674 karya film dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga :  KPK Panggil Eks Pramugari Terkait Dugaan Korupsi CSR BI- OJK

“Pendidikan antikorupsi adalah investasi jangka panjang untuk membangun integritas bangsa,” tegas Setyo.

Dari sisi penguatan kelembagaan, KPK mencatat kemajuan signifikan melalui transformasi digital, optimalisasi sumber daya, serta tata kelola keuangan yang akuntabel. Realisasi penyerapan anggaran mencapai 98,19 persen, dengan kontribusi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp539,6 miliar. Atas kinerja tersebut, KPK kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk enam tahun berturut-turut.

Menutup pemaparannya, KPK menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara lembaga, pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Capaian 2025 sekaligus menjadi fondasi penting menuju cita-cita besar Indonesia Bebas Korupsi 2045.

“KPK tidak bisa bekerja sendiri. Perang melawan korupsi adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Ketua KPK. (*)

.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Penutupan MTQ Ke-53, Pj.Bupati Asraf Ucapkan Terima kasih Acara Berjalan Sukses dan Lancar

Daerah

Wawako Antos Sambut Kunjungan Pamit Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli

Advertorial

DPRD Kota Sungai Penuh Gelar Paripurna Ke-II Terhadap Ranperda APBD -P

Advertorial

Banggar DPRD gelar Pembahasan bersama TAPD Kota Sungai Penuh

Daerah

Pemerintah Pusat Turun Tangan, Nasib PPPK Mulai Dapat Perhatian Serius
SIM card biometrik

Daerah

Komdigi Perketat Penggunaan Registrasi SIM
Harga Emas di Ramalkan Terus Meningkat

Daerah

Harga Emas Diramal Terus Naik, Gejolak Timur Tengah dan Kebijakan The Fed
Kode redeem Terbaru

Daerah

Kode Redeem Terbaru : FF, Mobile Legends, Genshin Impact, hingga FC Mobile