Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 26 April 2026 - 19:53 WIB

Mentan Amran Beberkan Kunci Swasembada Beras 2025, Bantah Manipulasi Data

Oplus_131072

Oplus_131072

Karawang, http://Elsisjambi.com  –  Menteri Pertanian memaparkan sejumlah kebijakan strategis pemerintah yang menjadi kunci keberhasilan swasembada beras sekaligus peningkatan kesejahteraan petani.

Pemaparan tersebut di sampaikan langsung di hadapan para pengamat lintas bidang saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terbuka di gudang beras di Karawang.

Dalam kesempatan itu, Amran menegaskan bahwa capaian swasembada beras tahun 2025 bukanlah hasil manipulasi data dari (BPS). Ia menyebut, berbagai lembaga internasional juga mencatat adanya peningkatan signifikan produksi beras Indonesia.

“Bukan hanya BPS, data dari dan juga menunjukkan tren peningkatan yang sama,” ujarnya.

Berdasarkan perhitungan FAO, produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton. Sementara data USDA mencatat produksi sebesar 34,6 juta ton pada tahun 2025, sejalan dengan angka yang di rilis BPS.

Baca Juga :  Penurunan Kemiskinan di Jambi Jadi Sinyal Positif, Ekonomi Rakyat Harus Diperkuat

Amran menjelaskan, salah satu kunci peningkatan produksi berasal dari program pompanisasi. Melalui program ini, luas tanam padi dapat di tingkatkan secara signifikan, khususnya pada lahan tadah hujan.

“Lahan yang sebelumnya hanya panen sekali setahun kini bisa dua kali panen, karena tidak lagi bergantung pada musim hujan,” jelasnya.

Dari pompanisasi lahan pertanian seluas 1 juta hektare saja, pemerintah mampu meningkatkan produksi hingga 5 juta ton Gabah Kering Panen (GKP). Selain itu, optimalisasi lahan rawa yang sebelumnya tidak produktif juga turut berkontribusi.

Tak hanya itu, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, perbaikan kualitas benih, serta jaminan ketersediaan pupuk subsidi menjadi faktor pendukung utama. Pemerintah juga memperbaiki sistem irigasi serta menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) guna melindungi petani.

Baca Juga :  Pemerintah Tegaskan Pentingnya Akurasi Data untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Kebijakan tersebut berdampak langsung pada penurunan biaya produksi dan peningkatan semangat petani untuk menanam. Hasil panen pun meningkat dengan harga jual yang lebih baik.

Dari sisi kesejahteraan, data BPS menunjukkan Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai rekor tertinggi sebesar 125,45 pada Februari 2026.

Sementara itu, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) juga mencatat capaian tertinggi sepanjang sejarah, yakni menembus 5 juta ton.

Amran bahkan mempersilakan para pengamat yang masih meragukan capaian tersebut untuk melakukan pengecekan langsung ke gudang-gudang beras di seluruh Indonesia.

“Silakan dicek langsung di lapangan. Data ini terbuka dan bisa di verifikasi,” tegasnya.**

Share :

Baca Juga

Pemkot Sungai Penuh Lakukan Penertiban PKL

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Lanjutkan Penertiban PKL di Hari Kedua, Sosialisasi Masih Berlangsung

Advertorial

Pj Bupati Merangin H. Mukti Hadiri HUT PGRI ke 78 Serta HGN di Kecamatan Pamenang

Bangko

Anjungan Merangin Jadi Titik Teramai Pada Launching Jambi Nan Elok

Daerah

Hasil Musdalub, Sofyan Siahaan Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD PJS Sumut

Advertorial

Mendagri RI Apresiasi Keberhasilan Gubernur Jambi Kendalikan Inflasi

Advertorial

Ketua DPRD Lendra Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan HUT RI Ke-79

Daerah

Pindad Kembangkan SS3-M1, Senapan Serbu Modular dengan Akurasi Tinggi
Super Tucano

Internasional

TNI Kerahkan Pesawat Tempur Super Tucano KKB Langsung Kalang Kabut