Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Jadwal dan Wilayah yang Dapat Menyaksikannya

Gerhana Matahari Total 2026

Gerhana Matahari Total 2026

Astronomi, Eksisjambi.com  – Fenomena langit spektakuler berupa Gerhana Matahari Total akan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Peristiwa astronomi langka ini menjadi salah satu gerhana matahari paling di nantikan oleh para pengamat langit di seluruh dunia.

Berdasarkan jadwal astronomi, puncak gerhana matahari total di perkirakan terjadi pada 17.46 UTC atau 00.46 WIB pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Sayangnya, gerhana matahari total ini tidak dapat di amati secara langsung dari wilayah Indonesia. Masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan fenomena tersebut di sarankan mengikuti siaran langsung (live streaming) yang di sediakan oleh berbagai observatorium, lembaga antariksa, maupun kanal YouTube astronomi internasional.

Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Baca Juga :  Rekaman Sramatis Gerhana Matahari Total Gelapkan Langit Spanyol

Lintasan totalitas gerhana akan melintasi sejumlah kawasan di belahan bumi utara, sehingga masyarakat di wilayah berikut berpeluang menyaksikannya secara langsung:

  • Sebagian wilayah Eropa
  • Rusia bagian utara
  • Afrika bagian barat laut
  • Sebagian wilayah Amerika Utara

Sementara itu, negara-negara di luar jalur totalitas masih berpeluang melihat gerhana sebagian, tergantung posisi geografis masing-masing.

Karena Indonesia berada di luar jalur pengamatan, masyarakat dapat mengikuti siaran langsung melalui:

  • Kanal YouTube observatorium dan komunitas astronomi internasional.
  • Situs resmi lembaga antariksa dan observatorium yang menayangkan gerhana secara real-time.
  • Platform media sosial yang menyiarkan jalannya fenomena secara langsung.

Dengan mengikuti live streaming, masyarakat tetap dapat menikmati proses gerhana mulai dari fase awal hingga Matahari kembali tampak utuh.

Baca Juga :  Malam ini, Langit Dihiasi Bulan Purnama, Ini Fenomena dan Dampaknya bagi Bumi

Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi, sehingga seluruh piringan Matahari tertutup oleh Bulan.

Pada saat totalitas berlangsung, langit berubah menjadi gelap seperti senja dan korona Matahari dapat terlihat dengan mata telanjang jika berada di lokasi yang aman untuk pengamatan.

Fenomena ini selalu menarik perhatian ilmuwan maupun masyarakat karena memberikan kesempatan untuk melakukan berbagai penelitian astronomi sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang sangat langka.

Masyarakat di Indonesia di imbau untuk mengikuti informasi dari lembaga astronomi resmi mengenai jadwal siaran langsung agar dapat menyaksikan fenomena tersebut dengan aman meskipun tidak terlihat dari wilayah Tanah Air.*

Share :

Baca Juga

Ramalan Shio Hari ini

Daerah

Shio Kambing dan Kerbau Diprediksi Lebih Tenang, Sejumlah Shio Mulai Rasakan Kemudahan

Advertorial

Kunjungi Korban Kebakaran Di Sungai Itik Tiga Pimpinan DPRD Tanjab Timur Salurkan Bantuan
Saham CDIA

Internasional

Saham CDIA di Persimpangan Akhir Tahun 2025

News

Bupati H.Adirozal Sebagai Khatib Jumat di Masjid Raya Sungai Penuh

Daerah

Operasi Pasar di Kerinci 560 tabung gas bersubsidi ludes diserbu warga.

Daerah

Pemkot Terima Kunjungan Kerja Pj Gubernur Jambi

Advertorial

Bupati H. Adirozal Resmikan BUMDES Desa Keluru
KPK

Daerah

KPK Serahkan Rekomendasi Pembaruan UU Tipikor ke Kemenkum