Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:02 WIB

Pertamina Percepat Pengembangan Kilang Cilacap dan Dumai, Hemat Devisa Rp20 Triliun

Oplus_131072

Oplus_131072

Jalarta, http://Eksisjambi.com – PT Pertamina Patra Niaga mempercepat pengembangan Kilang Gasoline di Cilacap dan Dumai melalui Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II. Proyek ini diperkirakan mampu menghemat devisa negara hingga Rp20 triliun per tahun dari pengurangan impor bahan bakar minyak (BBM).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengatakan pengembangan kilang bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional. Selain itu, proyek tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah industri energi dalam negeri.

Menurut Roberth, kebutuhan energi nasional terus meningkat. Karena itu, Pertamina memperkuat kapasitas produksi sekaligus menjaga ketersediaan stok BBM nasional.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Hadiri Pembukaan STQH Nasional Ke XXVII

“Melalui pendekatan Dual Growth Strategy, Pertamina Patra Niaga memperkuat bisnis eksisting sekaligus meningkatkan kompleksitas kilang agar mampu menghasilkan produk bernilai tinggi yang memiliki daya saing global,” ujar Roberth dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Kilang Gasoline Dumai ditargetkan memproduksi sekitar 0,9 juta kiloliter gasoline per tahun. Kilang tersebut juga akan menghasilkan sekitar 86 ribu ton LPG dan 124 ribu ton propylene setiap tahun.

Sementara itu, Kilang Gasoline Cilacap diproyeksikan menghasilkan sekitar 1,1 juta kiloliter gasoline per tahun. Selain gasoline, kilang ini juga akan memproduksi 50 ribu ton LPG dan 145 ribu ton propylene per tahun.

Baca Juga :  Pertamina Catat Sejarah, Datangkan 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Pengembangan dua kilang tersebut menggunakan konsep high conversion refinery. Teknologi ini memungkinkan pengolahan energi menjadi produk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Dengan kapasitas produksi tersebut, Pertamina berharap impor BBM dapat ditekan secara signifikan. Proyek ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung industri petrokimia dalam negeri.

Pemerintah bersama Pertamina terus mendorong hilirisasi energi sebagai strategi jangka panjang. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus meningkatkan efisiensi industri nasional.**

Share :

Baca Juga

Harga emas Antam Hari ini

Daerah

Harga Emas Antam Naik Rp19.000, Tembus Rp2,85 Juta per Gram

Daerah

Layanan M-Banking Bank Jambi Terganggu, Nasabah di Kuala Tungkal Laporkan Saldo Berkurang
Kapolda Jambi

Daerah

Kapolda Jambi Beri Pembekalan Siswa Diktuk Bintara Polri TA 2025 di SPN Polda 

Daerah

DPR RI Setujui Revisi UU Polri Jadi RUU Inisiatif, Fokus Perkuat Kepastian Hukum dan Pelayanan Publik

Advertorial

Dihadapan Komisi II DPR RI, Gubernur Al Haris Sampaikan Minimnya Kewenangan Daerah dalam Sektor Minerba

Daerah

Sekda Zainal Efendi Tinjau Kegiatan Sunatan Massal di Puskesmas Siulak Gedang

Daerah

Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Menghadiri Perayaan HUT Bhayangkara ke -79
Kode Redeem FF

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 29 Januari 2026, Klaim Hadiah Eksklusif hingga Bundle Gojo dan Sukuna