Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:07 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Ekspor Pupuk Rp7 Triliun ke Australia

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Indonesia mulai memperluas pasar ekspor pupuk dengan menjalin kerja sama strategis bersama negara Australia. Ekspor pupuk urea tersebut ditargetkan mencapai 500.000 ton dengan nilai ekonomi sekitar Rp7 triliun.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, tahap awal kerja sama ekspor pupuk urea antara Indonesia dan Australia mencapai 250.000 ton. Jumlah itu nantinya akan ditingkatkan hingga 500.000 ton seiring meningkatnya kebutuhan pasar dan kapasitas produksi nasional.

“Ini mencetak sejarah, karena kita akan mengekspor pupuk ke beberapa negara termasuk Australia. Rencana kita mengekspor ke Australia sesuai pembicaraan Perdana Menteri Australia dan Bapak Presiden yaitu 250.000 ton, tetapi akan ditingkatkan menjadi 500.000 ton, nilainya kurang lebih Rp7 triliun,” kata Amran dalam keterangan Bakom RI, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Dampingi Wamen Sulaiman Kunjungi PT. WKS dan Manggala Agni

Amran menegaskan kebutuhan pupuk petani di dalam negeri tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Menurut dia, kebijakan ekspor dilakukan karena produksi pupuk urea nasional saat ini mengalami surplus.

Ia menjelaskan, produksi urea nasional pada tahun 2026 ditargetkan mencapai 7,8 juta ton. Sementara kebutuhan domestik diperkirakan hanya sekitar 6,3 juta ton sehingga masih terdapat surplus sekitar 1,5 juta ton yang dapat dialokasikan untuk pasar ekspor.

“Ketahanan pangan nasional tetap menjadi prioritas. Ekspor dilakukan karena produksi kita surplus,” ujarnya.

Kerja sama ekspor pupuk tersebut juga mendapat apresiasi dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. Menurut Amran, Albanese bahkan sempat menghubungi Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan terima kasih atas persetujuan ekspor pupuk dari Indonesia ke Australia.

Baca Juga :  Ringgit Malaysia Menguat, Rupiah Masih Tertekan

“Perdana Menteri Australia menelepon Bapak Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih karena Indonesia menyetujui ekspor pupuk ke Australia,” imbuhnya.

Kerja sama strategis ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok pupuk utama di kawasan Asia-Pasifik. Selain meningkatkan devisa negara, ekspor pupuk juga dinilai menjadi bukti meningkatnya kapasitas industri pupuk nasional di tengah penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.**

Share :

Baca Juga

POLDA Bengkulu

Hukum

Polri Ungkap Dugaan Korupsi Rp7,3 Miliar Proyek Pertanian di Kaur, 12 Tersangka Ditetapkan

Advertorial

Wakil Bupati Kerinci H. Murison Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025

Advertorial

DPRD Tebo Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Bupati Tebo Masa Jabatan 2025-2030
hak waris Islam

Daerah

Hak Waris Dalam Islam Perintah Langsung Allah yang Wajib Dipatuhi

Advertorial

Terpilih Secara Aklamasi Dean Jerry Pramana, SE MM Pimpin Partai Hanura Kota Sungai Penuh

Daerah

Debit Sungai Batang Tembesi Melonjak, Tumpukan Kayu Hantam Pilar Jembatan Beatrix

Daerah

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Bacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76.

Daerah

Kota Sungai Penuh Peringati Hut ke 14 Tahun