Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Bank BUMN Utamakan Dampak bagi Rakyat, Dorong Pembiayaan Merata untuk UMKM

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bank-bank milik negara harus lebih mengutamakan dampak nyata bagi masyarakat dibanding sekadar mengejar keuntungan semata. Arahan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Presiden menekankan pentingnya peran strategis bank-bank BUMN dalam mendorong pemerataan akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Menurutnya, lembaga keuangan milik negara harus hadir sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi rakyat, bukan hanya berorientasi pada laba perusahaan.

Dalam arahannya, Prabowo meminta agar bank-bank BUMN memberikan kesempatan pembiayaan yang lebih adil dan setara kepada masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil di daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi kendala akses permodalan. Ia juga menyoroti perlunya penurunan suku bunga pinjaman agar lebih terjangkau, terutama bagi UMKM yang membutuhkan dukungan modal untuk berkembang dan meningkatkan daya saing usahanya.

Presiden menilai, pembiayaan yang inklusif menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau daerah-daerah di seluruh Indonesia. Dengan akses kredit yang lebih luas dan bunga pinjaman yang lebih ringan, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi lokal.

“Bank-bank negara harus berpihak kepada kepentingan rakyat. Fungsi intermediasi perbankan tidak boleh hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama para pelaku UMKM,” demikian garis besar pesan yang disampaikan Presiden.

Prabowo menegaskan, pemerintah ingin sektor perbankan nasional, khususnya bank-bank milik negara, menjadi instrumen pembangunan yang aktif dalam mendorong pemerataan ekonomi. Hal itu sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun fondasi ekonomi yang kuat, berkeadilan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Bahas Mudik Lebaran, Presiden Rapat Terbatas Bersama Menteri Terkait

UMKM selama ini dikenal sebagai sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun pembentukan produk domestik bruto (PDB). Karena itu, dukungan pembiayaan terhadap UMKM dinilai sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden menilai masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam memperoleh akses kredit dengan syarat yang ringan dan bunga yang kompetitif. Oleh sebab itu, ia mendorong bank-bank BUMN agar lebih adaptif dalam menyalurkan pembiayaan, memperluas jangkauan layanan ke daerah, serta menyusun skema kredit yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha kecil.

Selain menurunkan bunga pinjaman, bank negara juga diharapkan dapat menghadirkan layanan pembiayaan yang lebih sederhana, cepat, dan mudah diakses. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak lagi terbebani oleh prosedur yang rumit dan biaya pinjaman yang tinggi.

Arahan Presiden tersebut mempertegas kembali posisi bank BUMN sebagai agen pembangunan nasional. Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan untuk memperkuat ketahanan ekonomi domestik, bank-bank milik negara dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada rakyat.

Prabowo menilai orientasi perbankan tidak cukup hanya berfokus pada pencapaian laba, tetapi juga harus memperhatikan dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan. Semakin besar kontribusi bank negara dalam membantu pelaku usaha kecil berkembang, maka semakin besar pula efek berantai yang dapat tercipta bagi perekonomian nasional.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Wijaya Menghadiri Acara Pawai Budaya HUT RI 78 di Kota Sungai Penuh Semarak

Mulai dari peningkatan produksi, pembukaan lapangan kerja, pertumbuhan konsumsi masyarakat, hingga penguatan ekonomi daerah, seluruhnya dinilai akan bermuara pada satu tujuan besar: terciptanya pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.

Kebijakan pembiayaan yang lebih merata dan terjangkau dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mempersempit kesenjangan ekonomi antardaerah. Selama ini, akses terhadap modal usaha masih menjadi persoalan utama bagi banyak pelaku UMKM, terutama di wilayah luar pusat-pusat ekonomi besar.

Dengan mendorong bank BUMN agar lebih aktif menyalurkan pembiayaan kepada sektor produktif masyarakat, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat berjalan lebih inklusif. Artinya, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha besar atau wilayah perkotaan, tetapi juga menyentuh usaha-usaha kecil di pelosok daerah.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo ingin menjadikan sektor keuangan sebagai alat pemerataan kesejahteraan. Bank negara diharapkan mampu memainkan peran yang lebih besar dalam mendukung transformasi ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

Penegasan Presiden Prabowo kepada bank-bank BUMN mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui kebijakan yang lebih inklusif. Pembiayaan yang adil, bunga pinjaman yang lebih rendah, serta keberpihakan terhadap UMKM diyakini akan menjadi pendorong penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Jika dijalankan secara konsisten, kebijakan ini tidak hanya akan memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil, tetapi juga memperkuat daya tahan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. Dengan begitu, bank negara tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Untuk Tingkatkan PAUD, Bupati Dillah Ikuti Konsolidasi Strategi Nasional

Daerah

Bupati H. Adirozal  Hadiri HUT Ke-32,Perumda Tirta Sakti Kerinci
Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya resmi diputus

Daerah

Atalia Resmi Gugat Cerai Ridwan Kamil
rumah artis jadi lokasi CO

Daerah

Rumah Denny Caknan di Ngawi Viral Jadi Lokasi COD, Sang Penyanyi Tanggapi dengan Santai

Advertorial

Bupati H. Adirozal Terima Penghargaan Ber-AKHLAK Tahun 2022 Dari KemenPANRB

Advertorial

Aksi Damai Calon ASN PPPK Kota Sungai Penuh

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 20 Juni 2026, Klaim Hadiah Menarik 

Hukum

Kejagung Segera Tahan Silfester Matutina Terkait Fitnah Jusuf Kalla