Home / Hukum / Internasional / Kerinci / Nasional / News

Senin, 6 Juli 2026 - 17:55 WIB

BBTNKS Gencarkan Operasi PETI di TNKS

Oplus_131072

Oplus_131072

Jambi,http://Eksisjambi.com –  Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) terus menggencarkan operasi pemberantasan penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) sepanjang tahun 2026. Dalam serangkaian operasi tersebut, petugas berhasil menemukan dan memusnahkan sejumlah peralatan tambang ilegal yang di tinggalkan para pelaku.

Meski demikian, para penambang ilegal berhasil melarikan diri sebelum tim gabungan tiba di lokasi operasi.

Kepala Bidang Teknis Konservasi BBTNKS, Delfi Andra, mengatakan operasi di lakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat sekitar kawasan hutan.

Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi langkah penting untuk menekan aktivitas PETI yang masih terjadi di kawasan konservasi.

Baca Juga :  Ribuan Honorer di Kerinci Terancam Dirumahkan

“Tiga wilayah menjadi fokus pengawasan kami, yakni Sungai Serpih di perbatasan Kabupaten Kerinci dan Merangin, serta kawasan Tapan dan Painan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat,” kata Delfi.

Dalam setiap operasi, petugas tidak menemukan para pelaku karena mereka di duga telah lebih dahulu meninggalkan lokasi. Namun demikian, berbagai peralatan yang di gunakan untuk aktivitas penambangan ilegal berhasil di amankan.

“Pelaku tidak di temukan di lokasi, tetapi peralatan tambang kami amankan dan langsung di musnahkan di tempat,” ujarnya.

Delfi menjelaskan, pemusnahan alat tambang di lakukan sebagai upaya memutus rantai aktivitas PETI yang terus berulang di kawasan TNKS. Dengan menghancurkan peralatan tersebut, di harapkan pelaku tidak dapat kembali melanjutkan aktivitas penambangan secara ilegal.

Baca Juga :  Walikota Alfin Terima Kunjungan Panitia Shalat Idul Adha 1447 H, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

BBTNKS menegaskan bahwa aktivitas PETI bukan hanya melanggar ketentuan hukum, tetapi juga menimbulkan dampak serius terhadap kelestarian lingkungan. Penambangan ilegal berpotensi merusak ekosistem hutan, mencemari aliran sungai, mengancam habitat satwa liar, serta meningkatkan risiko bencana alam seperti longsor dan banjir.

Selain melakukan penindakan, BBTNKS juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melaporkan apabila menemukan aktivitas tambang ilegal di dalam kawasan TNKS.

Upaya pemberantasan PETI akan terus di lakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian Taman Nasional Kerinci Seblat, yang merupakan salah satu kawasan konservasi terbesar di Pulau Sumatra.*

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gubernur Al Haris Dampingi Jusuf Kalla ke Kerinci Tinjau Proyek PLTA

Daerah

Gubernur Al Haris Resmi Lantik DPW IAEI Jambi 2026-2031

Advertorial

Bupati Tanjung Jabung Barat Resmi Membuka Pencanangan Bulan Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan

Daerah

Jodhi Yudhono Kutuk Pelaku Pengeroyokan Ketua PD IWO Kota Subulussalam

Daerah

Terapkan Prokes Covid-19, Wako Ahmadi Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke 75

Daerah

Tim SAR Lakukan Pencarian Kapal Nelayan Hilang di Perairan Ambang Luar Kuala Tungkal

Advertorial

Ketua Pengprov IMI Jambi Guntur Muctar Klarifikasi Terkait peristiwa insiden Off Road di Jambi
Infinix Note 60 Pro

Daerah

Infinix Note 60 Pro Tawarkan Kamera 50 MP & Fast Charging 120W”