Jakarta, http://Eksisjambi.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa bank emas (bullion bank) di Indonesia telah mencatat perkembangan signifikan sejak resmi di bentuk. Dalam kurun waktu sekitar satu tahun, bank emas nasional telah mengelola sekitar 153 ton emas dengan nilai mencapai 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Saat ini, terdapat dua lembaga yang menjalankan layanan bank emas di Indonesia, yakni PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Kehadiran keduanya menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi, memperdalam sistem keuangan nasional, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mineral dalam negeri.
Presiden Prabowo menyatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa bank emas Indonesia mulai mendapat perhatian dan pengakuan di tingkat internasional. Menurutnya, perkembangan ini menjadi sinyal positif bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pengelolaan emas di kawasan.
“Bank emas Indonesia mulai di perhitungkan di tingkat global. Ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” ujar Prabowo.
Pemerintah optimistis nilai aset yang di kelola bank emas akan terus meningkat seiring semakin baiknya tata kelola cadangan emas nasional. Selain memperkuat stabilitas sistem keuangan, keberadaan bank emas juga di harapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil tambang dalam negeri yang selama ini banyak di ekspor dalam bentuk bahan mentah.
Melalui pengembangan ekosistem bullion, pemerintah ingin mendorong agar emas hasil produksi nasional dapat di simpan, di perdagangkan, dan di manfaatkan di dalam negeri sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.
Keberadaan bank emas juga di nilai dapat memperluas pilihan investasi masyarakat, meningkatkan likuiditas aset emas, serta mendukung pembiayaan sektor produktif berbasis komoditas emas.
Dengan pengelolaan yang semakin kuat, pemerintah berharap Indonesia mampu memanfaatkan potensi cadangan emas secara maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan memperkuat posisi Indonesia dalam industri emas global.*







