Flores, http://Eksisjambi.com – Aktivitas gempa bumi susulan pascagempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung. Berdasarkan pembaruan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Minggu (6/9/2026) pukul 05.00 WIB, tercatat sebanyak 12.792 kali gempa bumi susulan terjadi.
Dari ribuan kejadian tersebut, BMKG mencatat gempa susulan dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sementara gempa dengan magnitudo terkecil tercatat M0,9.
Selain itu, terdapat 36 kejadian gempa susulan dengan magnitudo di atas 5, serta sebanyak 177 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak.
Rincian update gempa susulan Flores M7,7 hingga 6 September 2026 pukul 05.00 WIB:
- Total gempa bumi susulan: 12.792 kejadian
- Magnitudo terbesar: M6,2
- Magnitudo terkecil: M0,9
- Gempa susulan magnitudo di atas 5: 36 kejadian
- Gempa susulan dirasakan: 177 kejadian
BMKG sebelumnya menjelaskan bahwa rangkaian gempa susulan merupakan proses penyesuaian kerak bumi setelah terjadinya gempa utama. Aktivitas tersebut dapat berlangsung selama beberapa waktu dan kekuatannya umumnya lebih kecil dibandingkan gempa utama, meskipun masih berpotensi menimbulkan guncangan yang dirasakan masyarakat.
Masyarakat di wilayah Flores dan sekitarnya tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi gempa susulan, tidak panik, serta memastikan bangunan tempat tinggal tetap aman sebelum kembali beraktivitas.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi kebencanaan hanya melalui kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Sumber: BMKG







