Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Religi

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:59 WIB

Keutamaan Ayat Kursi dan Tata Cara Mengamalkan Serta Manfaatnya

Oplus_131072

Oplus_131072

LReligi, Eksisjambi.com – Ayat Kursi yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 255 di kenal sebagai salah satu ayat paling mulia dalam Al-Qur’an. Banyak umat Islam mengamalkannya sebagai doa perlindungan, memohon kemudahan urusan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam sejumlah tradisi keilmuan Islam, terdapat berbagai metode atau kaifiat pengamalan Ayat Kursi yang di ajarkan oleh para ulama. Salah satunya adalah amalan yang di nisbatkan kepada Syekh Ibrahim Alfandi, yang di yakini sebagai salah satu bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT.

Keutamaan Ayat Kursi

Ayat Kursi memiliki banyak keutamaan yang di jelaskan dalam hadis-hadis sahih. Rasulullah SAW menyebut Ayat Kursi sebagai ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an karena berisi penegasan tentang keesaan, kekuasaan, dan sifat-sifat Allah SWT.

Ayat ini juga memuat nama Allah Al-Hayyu dan Al-Qayyum, yang oleh sebagian ulama di sebut termasuk bagian dari Ismullahil A’zam, yakni nama Allah yang apabila di gunakan untuk berdoa, doa tersebut lebih berpeluang di kabulkan atas izin-Nya.

Baca Juga :  Merah yang Merana: Ketika Semangat Mulai Redup di Tengah Perjalanan

Selain itu, Ayat Kursi juga di kenal sebagai bacaan yang di anjurkan untuk memohon perlindungan dari berbagai keburukan, baik gangguan manusia, jin, maupun berbagai bentuk marabahaya.

Tata Cara Pengamalan

Berdasarkan ijazah yang di nisbatkan kepada Syekh Ibrahim Alfandi, tata cara pengamalannya sebagai berikut:

  1. Membaca Ayat Kursi hingga sampai pada kalimat “Wala yauduhu hifzhuhuma wa huwal ‘aliyyul ‘adzim.”
  2. Mengulang kalimat tersebut sebanyak 70 kali.
  3. Setelah selesai 70 kali, melanjutkan kembali bacaan Ayat Kursi hingga selesai.

Amalan ini di anjurkan di lakukan secara istiqamah atau rutin setiap hari sebagai bentuk ikhtiar dan doa kepada Allah SWT.

Manfaat yang Di yakini

Dalam tradisi pengamalan tersebut, Ayat Kursi juga di gunakan sebagai wasilah untuk berbagai keperluan, di antaranya:

  • Untuk pengobatan, bacaan di tiupkan ke dalam air, kemudian air tersebut di minum atau di gunakan untuk mandi selama tiga hari.
  • Untuk membersihkan rumah atau tempat usaha, bacaan di tiupkan pada air atau garam yang kemudian di percikkan atau di taburkan di lokasi yang di yakini memerlukan ikhtiar perlindungan.
  • Sebagai wasilah dalam memohon berbagai hajat, seperti memohon kemudahan rezeki, perlindungan, jodoh, maupun jalan keluar dari kesulitan, termasuk ketika menghadapi utang yang telah jatuh tempo.
Baca Juga :  Bukit Tinggi Masuk 50 Kota prioritas Pembangunan Nasional 2025 - 2029

Perlu di pahami bahwa dalam ajaran Islam, segala bentuk amalan dan doa hanyalah ikhtiar serta wasilah. Yang mengabulkan doa dan memberikan pertolongan hanyalah Allah SWT.

Karena itu, setiap amalan hendaknya dilakukan dengan niat yang ikhlas, keyakinan penuh kepada Allah SWT, disertai usaha nyata, serta di akhiri dengan sikap tawakal terhadap segala ketentuan-Nya.

Dengan demikian, seorang Muslim tidak bergantung pada bacaan atau metode tertentu, melainkan sepenuhnya kepada rahmat dan kehendak Allah SWT.*

Share :

Baca Juga

Nasional

KemenkoInfrastruktur Lantik 19 Pejabat Fungsional 1 Pejabat Pengawas

Internasional

Pelukan Tak Tergantikan: Kisah Punch, Bayi Monyet Jepang yang Menyentuh Hati
Kode Redeem FF Terbaru

Daerah

Redeem Free Fire Terbaru 6 Maret 2026, Klaim Skin SenjataKode
KORLANTAS POLRI

Internasional

Korlantas Polri Revitalisasi Layanan Publik Lewat Inovasi Digital

News

Kode Redeem MLBB 21 Juni 2026 Terbaru, Cek Dan Klaim Hadiah Gratis 
Tambang Emas Ilegal

Daerah

Kasus Nenek Saudah Picu Gelombang Penolakan Tambang Emas Ilegal di Pasaman

Daerah

Kadis Boby Arisand Tegaskan Swarnabhumi merupakan kegiatan Pemerintah kota Sungai Penuh
LDK MAN 1 Sungai Penuh,

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Hadiri dan Apresiasi LDK MAN 1 Sungai Penuh