Home / News

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:11 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan

Eksisjambi.com- Pemerintah Republik Indonesia akan membuka ruang pengaduan masyarakat melalui Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan.  Diketahui, pemerintah telah membentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan.

Masyarakat diimbau untuk tidak segan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan, pemerasan, pungutan liar, atau bentuk intimidasi lain yang dilakukan oleh oknum maupun kelompok tertentu,” kata Menko Polkam Budi Gunawan.

Budi mengatakan, hal ini merupakan langkah tegas memberantas premanisme dan ormas yang  mengganggu iklim investasi.

Dia menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap ormas yang bertindak di luar batas hukum, memaksakan kehendak dengan kekerasan, atau merusak tatanan sosial.

Baca Juga :  Kolaborasi DPRD dan Pemkab Tanjung Jabung Barat dalam Prioritas APBD 2026

Kehadiran negara harus dirasakan nyata oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman, menjamin kebebasan beraktivitas, dan menjaga iklim usaha yang sehat dan kompetitif,” ungkapnya.

Satgas itu dibentuk dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang digelar Kemenko Polhukam hari ini.

Rapat itu dihadiri perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk TNI, Polri, BIN, Kejaksaan Agung, serta kementerian terkait lainnya.

Operasi ini akan melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi lokal. Meski demikian, menurut Budi, pemerintah tetap menghormati kebebasan berserikat dan berkumpul. “Pada prinsipnya, pemerintah tidak melarang kebebasan berserikat dan berkumpul termasuk ormas, tapi memastikan seluruh organisasi untuk disiplin mematuhi ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Pembangunan Tol Jambi - Rengat Diperkirakan Baru Dimulai 2027

Dengan dibukanya saluran pengaduan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang tertib, damai, dan kondusif, baik bagi kehidupan sosial maupun dunia usaha. Pemerintah juga ingin menjadikan Indonesia sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk berinvestasi dan bertumbuh secara ekonomi.

“Dengan kebijakan tegas ini, pemerintah berharap akan tercipta ruang publik yang bersih dari tindakan premanisme, terbebas dari dominasi kelompok kekerasan, serta memberikan rasa keadilan dan keamanan yang merata bagi seluruh warga negara,” pungkas Budi Gunawan.(*)

Share :

Baca Juga

Retret Wartawan

Daerah

Hari Kedua Retret PWI Ditutup Pembekalan Kemenkop dan BNPB
Rafale TNI AU

Daerah

3 Jet Rafale Milik TNI AU Pamer Bendera Merah Putih Saat Uji Terbang di Prancis
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

Daerah

Bupati Kerinci Serahkan 2.733 SK PPPK Paruh Waktu Formasi 2025

Internasional

AFC, CONCACAF dan UEFA Desak Gianni Infantino Mundur, Krisis Kepemimpinan FIFA Memanas

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Peringati Hari Ibu ke 94 Tahun 2022

Daerah

Ini..Tower Transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai Jadi Penyebab Listrik Padam di Sejumlah Wilayah Sumatera
Seragam sekolah gratis

Daerah

Dorong Akses Pendidikan Tanpa Sekat Ekonomi Pemerintah Tanjabtim Gratiskan Seragam Sekolah.

Advertorial

Inilah Folosofi Kebodohan Yang Disukai Orang Jenius