Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Religi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:10 WIB

Shalat Rebo Wekasan Bulan Safar: Niat, Tata Cara, dan Penjelasan Hukumnya

penjelasan hukumnya menurut ulama.

penjelasan hukumnya menurut ulama.

Eksisjambi.com, Religi – Shalat Rebo Wekasan merupakan amalan yang di lakukan oleh sebagian umat Islam pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Tradisi ini telah lama di kenal di sejumlah daerah di Indonesia sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah dan memohon keselamatan kepada Allah SWT.

Meski demikian, para ulama menjelaskan bahwa tidak ada hadis sahih yang secara khusus menetapkan adanya shalat bernama Shalat Rebo Wekasan.

Oleh karena itu, jika seseorang ingin mengerjakannya, ibadah tersebut di anjurkan diniatkan sebagai shalat sunnah mutlak, bukan sebagai shalat sunnah yang memiliki tata cara atau keutamaan khusus dari Rasulullah SAW.

Rebo Wekasan berasal dari bahasa Jawa, yaitu “Rebo” yang berarti Rabu dan “Wekasan” yang berarti terakhir. Tradisi ini di laksanakan pada hari Rabu terakhir bulan Safar, yang oleh sebagian masyarakat di isi dengan shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, beristighfar, bersedekah, dan berdoa memohon perlindungan dari berbagai musibah.

Baca Juga :  Tenaga "Siluman" Kontrak

Shalat Rebo Wekasan dapat di kerjakan pada:

  • Malam Rabu terakhir bulan Safar (setelah Maghrib hingga sebelum Subuh).
  • Siang hari pada Rabu terakhir Safar, selama bukan waktu yang di larang untuk melaksanakan shalat sunnah.

Karena termasuk shalat sunnah mutlak, niatnya adalah:

Ushallii sunnatan rak’ataini lillaahi Ta’aalaa. Artinya: “Aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah Ta’ala.” Niat cukup di hadirkan dalam hati.

Pelaksanaannya sama seperti shalat sunnah dua rakaat pada umumnya:

  • Niat.
  • Takbiratul ihram.
  • Membaca Surah Al-Fatihah.
  • Membaca surah atau ayat Al-Qur’an.
  • Rukuk.
  • I’tidal.
  • Sujud.
  • Duduk di antara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Rakaat kedua dilakukan seperti rakaat pertama.
  • Tasyahud akhir.
  • Salam.
Baca Juga :  Pj.Bupati Asraf Serahkan 40.000 benih ikan nila dan 1,1 ton pakan

Jika ingin melaksanakan empat rakaat, dilakukan dua rakaat-dua rakaat dengan salam setiap dua rakaat.

Selain shalat sunnah, umat Islam di anjurkan memperbanyak amal saleh, seperti:

  • Membaca Al-Qur’an, termasuk Surah Yasin.
  • Memperbanyak dzikir dan istighfar.
  • Bersedekah.
  • Memanjatkan doa memohon keselamatan, kesehatan, keberkahan, dan perlindungan kepada Allah SWT.

Mayoritas ulama menyatakan bahwa tidak ada dalil sahih yang menetapkan adanya ibadah khusus bernama Shalat Rebo Wekasan atau keyakinan bahwa hari tersebut memiliki keutamaan tertentu untuk menolak bala.

Namun, melaksanakan shalat sunnah mutlak, berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah tetap merupakan amalan yang di anjurkan dalam Islam selama tidak di sertai keyakinan akan adanya keutamaan khusus yang tidak memiliki dasar syariat.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Wako AJB Hadiri Pekan Vaksinasi Lansia Kota Sungai Penuh

Daerah

Wabup Tanjab Barat Resmikan Raimuna Cabang Tahun 2023 Di Desa Gemuruh

Advertorial

Bamus DPRD Kota Sungai Penuh melaksanakan Kunjungan Kerja

Daerah

Cincin Api Pasifik, Jalur Seismik Paling Aktif di Dunia yang Memicu 90 Persen Gempa Bumi

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Sambut Kompolnas di Polda Jambi

Daerah

Pemerintah Lunasi Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun kepada Bank Indonesia

Daerah

IPMK-Y Gelar Pelantikan Pengurus Baru, Ahmad Fikri Jabat Ketua Umum

Daerah

Bansos BPNT Susulan Mulai Cair ke KKS Bank Mandiri, Penerima Baru dan Lama Bisa Cek Saldo