Home / Daerah / Hukum / Nasional / News

Rabu, 9 September 2026 - 20:43 WIB

Penumpang Travel Diduga Alami Pelecehan Saat Perjalanan di Pesisir Selatan

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

PESISIR SELATAN, EksisJambi.com – Seorang perempuan di duga menjadi korban pelecehan seksual saat melakukan perjalanan menggunakan jasa travel rute Padang menuju Bengkulu.

Peristiwa tersebut di kabarkan terjadi saat kendaraan melintasi wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban telah memesan perjalanan melalui jasa travel dan berangkat dari Kota Padang pada sore hari bersama beberapa penumpang lainnya.

Dalam perjalanan, satu per satu penumpang turun di sejumlah titik tujuan. Hingga akhirnya di dalam kendaraan hanya tersisa korban yang duduk di kursi depan di samping pengemudi serta seorang penumpang laki-laki yang berada di kursi belakang.

Korban mengaku sempat tertidur selama perjalanan. Saat itulah ia diduga mulai mengalami tindakan yang membuatnya tidak nyaman. Korban beberapa kali berusaha mengubah posisi duduk dan menghindari tangan orang yang di duga melakukan tindakan pelecehan.

Baca Juga :  Sitinjau Lauik Tak Lagi Blank Spot, Gubernur Sumbar Uji Jaringan BTS Telkomsel

Menurut keterangan yang beredar, situasi semakin mencekam ketika korban mengaku tindakan tersebut kembali terjadi. Korban juga menduga pelaku berusaha membuka pakaiannya.

Sementara itu, penumpang laki-laki yang berada di kursi belakang disebut merekam kejadian menggunakan telepon seluler dengan lampu kilat menyala.

Korban mengaku tidak berani berteriak karena kendaraan sedang melintasi kawasan yang sepi, minim permukiman, dan berada di sekitar perbukitan sehingga ia merasa takut akan keselamatannya.

Kesempatan untuk menyelamatkan diri baru di dapat ketika kendaraan berhenti di salah satu minimarket di kawasan Surantih, Kabupaten Pesisir Selatan, untuk menjemput penumpang lain.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Jambi Hadiri Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 di Pariaman

Korban kemudian meminta turun dari kendaraan. Dalam kondisi menangis dan ketakutan, ia meminta pertolongan kepada warga dan orang-orang yang berada di sekitar minimarket. Setelah korban turun, kendaraan travel tersebut di laporkan melanjutkan perjalanan.

Hingga berita ini di tulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak pengelola travel terkait dugaan peristiwa tersebut. Kebenaran kronologi masih menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang agar seluruh fakta dapat terungkap serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Sumber: BeritaDesaTV.

Share :

Baca Juga

Daerah

Komisi XI DPR RI Setujui Anggaran OJK Tahun 2027 Sebesar Rp10,25 Triliun
1 Ramadan 1447 H,

Daerah

Ini Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026

Advertorial

Progres Pembangunan PLTA Kerinci Merangin Hydro Capai 67 Persen

Daerah

Arah Ajun Kenduri Sko Karang Setio TAP 2026: Simbol Tertib dan Restu Adat

Advertorial

Peringati HAB Kementerian Agama RI ke 77, Al Haris Tegaskan Kerukunan Penting Guna Wujudkan Pembangunan

Bangko

Sang Bandar Takluk Ditangan Satres Nakoba Polres Merangin

Nasional

Pemkot Sungai Penuh Sepakati Lokasi Shalat Idul Fitri 1446.H.di Lapangan Merdeka

Bangko

Polsek Pamenang Polres Merangin Turut Terima Penghargaan Kompolnas Awards 2024, Kategori Polsek Terbaik Kelompok B