Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Sosbud

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kadis Kominfo Jambi Hadiri Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 di Pariaman

Pariaman,http://Eksisjambi.com  – Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya nusantara. Gubernur Jambi Al Haris yang di wakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah, menghadiri puncak Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 yang di gelar di Pantai Gandoriah dan Simpang Tugu Tabuik, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/6/2026).

Hoyak Tabuik merupakan tradisi budaya masyarakat Pariaman yang di selenggarakan setiap bulan Muharam sebagai bentuk peringatan 10 Muharam. Selain menjadi warisan budaya yang terus di lestarikan, festival ini juga menjadi magnet wisata yang mampu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Acara tersebut turut di hadiri Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha bersama istri Cynthia Riza, Deputi Pengembangan Event Kementerian Pariwisata, Wakil Gubernur Sumatera Barat, para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, perantau asal Sumatera Barat, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran Ariansyah mewakili Gubernur Jambi bersama rombongan Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Jambi menjadi simbol eratnya hubungan silaturahmi antara masyarakat perantauan di Jambi dengan kampung halaman di Pariaman.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris juga menerima gelar kehormatan adat Sutan Rajo Alam Nan Kuniang dari Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Pariaman. Sementara sang istri, Hj. Hesnidar Haris, di anugerahi gelar adat Bundo Uniang Rancak Nan Elok.

Baca Juga :  Kritik PVA di PBB: Narasi “Pre-emptive Strike” AS-Israel ke Iran Dipertanyakan

Ariansyah mengatakan, Hoyak Tabuik merupakan salah satu agenda budaya unggulan Indonesia yang secara konsisten masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) setiap tahunnya.

“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendukung seluruh event budaya nasional. Kehadiran dalam Hoyak Tabuik KEN 2026 merupakan upaya memperkuat sinergi antardaerah dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” ujar Ariansyah.

Menurutnya, partisipasi Pemprov Jambi dalam kegiatan tersebut di harapkan dapat memperkuat kerja sama antar daerah dalam pengembangan sektor pariwisata dan budaya.

“Melalui partisipasi ini, Pemprov Jambi berharap dapat mendorong kolaborasi pariwisata, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memperluas jejaring promosi budaya Jambi dan daerah lain,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha memberikan apresiasi atas keberhasilan masyarakat Pariaman menjaga tradisi Tabuik yang telah di wariskan secara turun-temurun.

Dalam sambutannya, Giring menilai Tabuik bukan hanya sebuah tradisi budaya, tetapi juga menjadi simbol kekuatan identitas bangsa yang harus terus di jaga.

“Kebudayaan adalah kekuatan besar bangsa ini,” kata Giring.

Ia menegaskan pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya daerah. Menurutnya, langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor kebudayaan akan semakin mendorong berkembangnya berbagai tradisi lokal di Indonesia.

Giring juga mengingatkan besarnya kontribusi putra-putri Sumatera Barat terhadap perjalanan sejarah bangsa, termasuk tokoh-tokoh nasional seperti Bung Hatta, Mohammad Natsir, dan Buya Hamka.

Baca Juga :  Wagub Sani Lepas 374 JCH, Mereka Orang-Orang Pilihan

Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melestarikan dan mengembangkan Tabuik Pariaman sebagai warisan budaya yang telah di kenal hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Tabuik Pariaman akan terus kita lanjutkan seterusnya di Pariaman ini. Ini sudah menjadi budaya nasional dan internasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap budaya Tabuik terus meningkat. Tahun sebelumnya, Menteri Kebudayaan turut hadir menyaksikan langsung pelaksanaan Tabuik di Pariaman, dan tahun ini kehadiran Wakil Menteri Kebudayaan menjadi bukti semakin besarnya perhatian pemerintah terhadap warisan budaya tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026.

Menurutnya, festival tersebut menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah, mulai dari pertunjukan seni, musik, tari tradisional, kuliner, fashion, bazar kreatif, layanan bantuan hukum, hingga sport tourism.

“Kegiatan ini memberikan ruang yang luas bagi pelaku usaha lokal, terutama perempuan, untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Yota Balad menambahkan, Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 merupakan bentuk nyata pelestarian warisan budaya lokal yang berhasil masuk dalam kalender nasional 125 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, sehingga di harapkan mampu menjadi penggerak utama sektor ekonomi kreatif dan pariwisata masyarakat.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Berhasil Ungkap Kasus Narkoba, Polres Tebo Gelar Konferensi Pers

Advertorial

Kadis PUPR Maya Dampingi Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Tinjau lokasi longsor di Tanjung Pauh Hilir

Advertorial

Ketua DPRD Hadiri Pelepasan Distribusi Logistik Pemilu

Advertorial

Pimpin Apel Pasca Lebaran, Gubernur Al Haris Tekankan Kedisiplinan Kerja Guna Tingkatkan Kinerja

Daerah

5 Orang Warga Kecamatan Tebo Ilir Tenggelam Di Sungai Batanghari
Toyota Veloz 2025

Internasional

Toyota Veloz Hybrid EV Resmi Meluncur di GJAW 2025
Bupati kerinci dan WAKO Sungai Penuh

Advertorial

Wako Alfin & Bupati Monadi Tinjau Pemberkasan PPPK di Polres Kerinci

Hukum

Presiden Prabowo Akan Cabut Izin 4 Perusahaan Tambang di Raja Ampat