SUNGAI PENUH,http://Eksisjambi.com – Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh, Kamis (17/9/2026).
Rapat paripurna tersebut membahas penyampaian tanggapan atau jawaban Wali Kota Sungai Penuh terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Sungai Penuh itu dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, para ketua fraksi beserta anggota DPRD, serta jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Dalam rapat tersebut, Wawako Azhar Hamzah menyampaikan sejumlah poin penting terkait arah kebijakan pembangunan dan pengelolaan anggaran daerah. Ia menegaskan bahwa setiap program pemerintah daerah harus disusun secara terukur, terarah, transparan, serta memiliki sasaran yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, salah satu kebutuhan prioritas yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah adalah penanganan infrastruktur jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, Wawako Azhar juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kecamatan di Kota Sungai Penuh. Ia menyebut pembangunan tidak boleh hanya terpusat pada wilayah tertentu, melainkan harus memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat.
“Pada paripurna ini, kami menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah penanganan infrastruktur jalan yang telah lama dinantikan. Pemerataan pembangunan juga harus menjadi perhatian agar seluruh kecamatan mendapatkan manfaat pembangunan secara proporsional,” ujar Azhar.
Ia juga meminta agar belanja daerah diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat, bukan hanya terserap untuk kebutuhan administrasi dan belanja rutin pemerintahan.
“Belanja daerah harus memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Program-program yang dianggarkan harus memiliki tujuan yang jelas, indikator yang terukur, serta rincian kegiatan yang memastikan anggaran benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wawako Azhar menyampaikan bahwa pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang efektif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Ia berharap seluruh masukan serta pandangan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD dapat menjadi bahan penyempurnaan dalam pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.
Dengan adanya pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif, Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen agar setiap kebijakan anggaran yang ditetapkan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat.*







