SUNGAI PENUH, Eksisjambi.com – Pembangunan Pasar Beringin Jaya Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), masih terus berlangsung hingga Sabtu (10/10/2026). Proyek revitalisasi pasar yang menjadi salah satu pembangunan strategis tersebut ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan masih dilakukan pada sejumlah bagian bangunan. Struktur utama pasar telah berdiri, namun penyelesaian beberapa pekerjaan fisik dan penataan fasilitas masih terus dikebut agar target penyelesaian dapat tercapai.
Revitalisasi Pasar Beringin Jaya diharapkan mampu menghadirkan pusat perdagangan yang lebih modern, tertata, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat. Setelah selesai, pasar ini diharapkan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kota Sungai Penuh.
Dengan waktu penyelesaian yang tinggal beberapa pekan, perhatian masyarakat kini tertuju pada kemampuan pelaksana proyek menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai jadwal. Pasalnya, pasar tersebut telah lama dinantikan untuk segera difungsikan kembali.
Apabila proyek tidak dapat diselesaikan sesuai target karena kelalaian pelaksana, kontraktor berpotensi dikenakan sanksi administratif berupa denda keterlambatan sebagaimana diatur dalam kontrak pekerjaan dan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sementara itu, apabila keterlambatan terjadi akibat kondisi tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah dapat memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan sesuai hasil evaluasi dan persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Masyarakat berharap pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Selain mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan, selesainya Pasar Beringin Jaya juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan memberikan kenyamanan bagi para pedagang serta pengunjung.
Hingga berita ini ditulis, proses pembangunan masih terus berlangsung, sementara masyarakat menantikan kepastian bahwa proyek yang dibiayai APBN tersebut dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Oktober 2026.*







