Jakarta,http://Eksisjambi.com – Umat Islam memasuki salah satu bulan mulia dalam kalender Hijriah. Bulan Rajab 1447 Hijriah resmi di mulai hari ini, Minggu, 21 Desember 2025, menjadi momentum awal untuk memperbanyak ibadah sunnah sebagai persiapan spiritual menuju Ramadhan.
Rajab termasuk dalam asyhurul hurum (bulan-bulan yang di muliakan), sehingga setiap amal kebaikan memiliki nilai keutamaan tersendiri. Salah satu ibadah yang di anjurkan adalah puasa sunnah Rajab, yang dapat di lakukan sejak hari pertama hingga akhir bulan.
Berbeda dengan puasa wajib Ramadhan, niat puasa sunnah Rajab lebih fleksibel. Niat dapat di baca pada malam hari sebelum subuh, atau di siang hari jika lupa selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa.
1. Niat Puasa Rajab di Malam Hari
Di baca sebelum waktu subuh:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلّٰهِ تَعَالَى
(Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ)
Artinya:
“Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Puasa Rajab di Siang Hari
Jika lupa berniat di malam hari, niat boleh di baca sebelum waktu Zuhur:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلّٰهِ تَعَالَى
(Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ)
Artinya:
“Aku berniat puasa sunnah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala.”
3. Niat Gabungan Puasa Qadha Ramadhan dan Rajab
Bagi yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan, di perbolehkan menggabungkan niat qadha dengan puasa sunnah Rajab, dan insyaAllah memperoleh pahala keduanya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ مَعَ سُنَّةِ رَجَبَ لِلّٰهِ تَعَالَى
(Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhâ’i fardhi Ramadhâna ma‘a sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ)
Artinya:
“Saya niat puasa esok hari untuk mengganti kewajiban Ramadhan sekaligus sunnah Rajab karena Allah Ta’ala.”
Para ulama menekankan bahwa bulan Rajab adalah gerbang latihan ruhani, tempat umat Islam membiasakan diri dengan puasa, doa, istighfar, dan amal kebajikan sebelum memasuki bulan Sya’ban dan Ramadhan.
“Rajab adalah bulan menanam, Sya’ban bulan menyiram, dan Ramadhan bulan memanen,” demikian ungkapan yang sering di sampaikan para ulama sebagai pengingat pentingnya menjaga konsistensi ibadah sejak dini.
Jadwal Penting Bulan Rajab 1447, Berdasarkan Kalender Hijriah Kementerian Agama RI, berikut beberapa tanggal penting yang perlu dicatat:
- 1 Rajab 1447 H: Minggu, 21 Desember 2025
- Puasa Ayyamul Bidh (13–15 Rajab): 2–4 Januari 2026
- Akhir Bulan Rajab: Kamis, 30 Januari 2026
Umat Islam di anjurkan untuk menyesuaikan jadwal ibadah dengan kalender resmi agar pelaksanaan ibadah semakin tertib dan khusyuk.
Dengan di mulainya bulan Rajab hari ini, semoga setiap niat baik yang di tanamkan menjadi langkah awal menuju Ramadhan yang lebih bermakna dan penuh keberkahan. (*)







