Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 11 November 2025 - 15:11 WIB

PPATK Perkuat Komite TPPU untuk Disrupsi Kejahatan Judi Online dan Pencucian Uang di Indonesia

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra

Jakarta,http://Eksisjambi.com -Pemerintah menegaskan bahwa pemberantasan tindak pidana perjudian di Indonesia hanya akan efektif jika di kaitkan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hal ini di sampaikan dalam acara di seminasi bertajuk “Penguatan Komite TPPU dalam Mencegah dan Memberantas Tindak Pidana Pencucian Uang Terkait Perjudian Online” yang di selenggarakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di Jakarta, pada Selasa, 4 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, di sampaikan bahwa perjudian merupakan tindak kejahatan serius yang tidak hanya merusak moral masyarakat, tetapi juga berpotensi menciptakan sirkulasi uang haram dalam sistem keuangan nasional.

“Pemberantasan tindak pidana perjudian hanya akan efektif jika di kaitkan dengan tindak pidana pencucian uang. Perjudian adalah tindak kejahatan, dan mengedarkan uang terkait perjudian ke dalam sistem juga merupakan tindak kejahatan. Keduanya harus di tindak tegas oleh Pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  Waspada “Super Flu” Awal 2026, Varian H3N2 Subclade K Mulai Menyebar di Indonesia

PPATK menilai bahwa aliran dana yang berasal dari aktivitas perjudian online jauh lebih besar di bandingkan dengan dana hasil tindak pidana korupsi maupun narkotika.

“Uang yang beredar terkait perjudian jauh lebih besar daripada uang yang terkait korupsi. Begitu pula uang yang berasal dari peredaran narkoba. Ketiganya mendapat perhatian serius dari Pemerintah,” ungkapnya.

Melalui penguatan Komite TPPU, Pemerintah bersama lembaga terkait akan memperkuat sinergi lintas sektor mulai dari penegakan hukum, pengawasan sistem keuangan, hingga pemutusan jaringan kejahatan digital yang terhubung dengan praktik judi online.

Baca Juga :  Seskab Teddy: Anggaran Pendidikan 2026 Disepakati Kesejahteraan Guru Ditingkatkan

Langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah dalam mewujudkan visi dan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni menciptakan Indonesia yang aman, bermartabat, dan berintegritas. “Selaras dengan visi dan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, kami akan memberantasnya,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi antara pemberantasan perjudian dan tindak pidana pencucian uang, di harapkan kejahatan ekonomi digital dapat di putus dari akar-akarnya.

Pemerintah menargetkan, melalui penguatan Komite TPPU, Indonesia dapat menekan laju transaksi ilegal sekaligus melindungi stabilitas ekonomi nasional.(*)

Share :

Baca Juga

Gunung Bukhansan

Artikel

Musim Terbaik untuk Hiking dan Petualangan Alam Terbuka di Gunung Bukhansan

Advertorial

Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan Dumisake Bernilai Miliaran Rupiah Bagi Warga Batanghari

Advertorial

Ketika Merangin Hidup dari Asumsi dan Prasangka

Daerah

ASN Pemkot Sungai Penuh Gelar Ibadah Qurban 1447 H

Daerah

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Abu Vulkanik Terdeteksi hingga Jakarta dan Jawa Barat

Advertorial

Gubernur, Sekda dan Seluruh Pejabat Pemprov Jambi Jalani Tes Urine

Advertorial

Disaksikan Gubernur Alharis, Pj.Bupati Asraf Kukuhkan Perpanjangan Jabatan BPD Se-kabupaten Kerinci 
Batanghari dan Samudra

Advertorial

Batanghari dan Samudra, Reorientasi Kebijakan Maritim Nasional