Eksisjambi.com – A400M adalah mahakarya buatan Airbus Defence, sebuah pesawat angkut militer modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata masa kini.
Airbus mengklaim, empat mesin turboprop Europrop TP400-D6 menjadikan A400M sebagai pesawat terkuat di kelasnya.
Pesawat ini mampu melaju hingga kecepatan sekitar 780 km/jam dengan kapasitas angkut mencapai 37 ton. Dengan daya angkut sebesar itu, A400M bahkan bisa membawa kendaraan lapis baja hingga helikopter.
Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, keberadaan pesawat angkut multiperan seperti A400M sangat krusial.
Pesawat ini mampu membantu mobilisasi pasukan maupun logistik ke wilayah terpencil, termasuk bandara-bandara kecil di daerah terluar yang hanya memiliki landasan pacu sederhana.
Memasuki tahun 2025, Airbus resmi mengumumkan finalisasi produksi A400M pesanan Indonesia. Dalam keterangan resminya di X (25/1/2025), Airbus menyebut pesawat A400M pertama untuk
TNI AU telah memasuki Final Assembly Line (FAL) di Seville, Spanyol. Fase FAL ini mencakup pemasangan Horizontal Tail Plane (HTP) ke Vertical Tail Plane (VTP) serta integrasi sayap dengan badan pesawat.
Proses itu kini berlanjut ke tahap uji terbang. “Saksikan A400M pertama untuk Indonesia lepas landas untuk penerbangan perdananya. Selama penerbangan, pesawat melakukan serangkaian manuver untuk memvalidasi kemampuan pengendalian dan mengevaluasi sistem-sistem utama,” tulis Airbus Defence di X pada 1 Agustus 2025.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, TNI AU akan resmi menerima pesawat A400M pertama pada November 2025. Kehadiran A400M diyakini akan memperkuat mobilitas udara Indonesia dalam misi pertahanan maupun kemanusiaan. (*)







