Jakarta,http://Eksisjambi.com – TNI Angkatan Udara (TNI AU) berencana menambah 25 satuan radar baru sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan dan menjaga keamanan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Saat ini, TNI AU telah mengoperasikan sekitar 20 satuan radar yang tersebar di berbagai wilayah. Meski sebagian besar radar tersebut tergolong berusia lama, namun masih berfungsi dengan baik dalam mendukung operasi pertahanan udara nasional.
Penambahan radar ini di nilai penting guna meningkatkan cakupan deteksi serta memastikan pengawasan yang lebih optimal terhadap seluruh wilayah udara Indonesia, termasuk daerah-daerah yang selama ini belum terpantau secara maksimal.
Menurut Tonny, kebutuhan radar baru muncul karena masih adanya celah pengawasan di sejumlah wilayah strategis. Oleh karena itu, pengadaan radar akan di lakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan kondisi geografis Indonesia yang luas serta terdiri dari banyak pulau.
“Penambahan radar ini menjadi bagian dari upaya modernisasi alutsista TNI AU, sekaligus memperkuat sistem pertahanan udara nasional agar lebih responsif terhadap berbagai potensi ancaman,” ujarnya.
Dalam rencana jangka menengah, TNI AU menargetkan pada tahun 2029 akan memiliki total 30 satuan radar aktif yang terintegrasi dalam sistem pertahanan udara nasional. Dengan jumlah tersebut, di harapkan kemampuan deteksi dini dan respons terhadap pelanggaran wilayah udara dapat meningkat secara signifikan.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat kedaulatan udara Indonesia, terutama di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks.
Dengan tambahan radar baru, TNI AU optimistis mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, mempercepat respons terhadap potensi ancaman, serta menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia secara lebih menyeluruh.**







