Home / Bangko / Hukum

Rabu, 19 November 2025 - 01:31 WIB

Akhirnya Keluarga Abdullah Buka Suara Terkait Adanya Tindakan Kekerasan

Merangin, eksisjambi.com – Pihak keluarga Abdullah akhirnya buka suara terkait peristiwa tindakan kekerasan yang di alami korban pada waktu lalu, baik awal mula peristiwa, pertemuan antara kedua pihak, terjadinya peristiwa pemukulan bahkan terkait luka-luka yang di alami korban, Bahkan pihak keluarga juga membantah atas berbagai isu mereng yang berkembang, namun peristiwa ini sudah di bawa keranah hukum.

Hal ini di ungkapkan secara langsung oleh Muhlisin selaku keluarga korban yang juga di dampingi oleh anak serta istri korban di hadapan sejumlah awak media liputan Merangin di salah satu kedai dalam kota Bangko pada Selasa 18/11/2025.

“Peristiwa yang di lakukan oleh terduga pelaku terhadap keluarga kami pada beberapa waktu yang lalu itu sangat di luar batas kewajaran. Walau dengan dalil apapun, penganiayaan berat yang di sertai dengan pengeroyokan itu sebenarnya tidaklah boleh di lakukan,” Ungkap Muhlisin dengan gaya bicara khasnya.

Pada kesempatan yang di kemas dalam acara Konfrensi Pers yang di lakukan oleh keluarga korban bersama sejumlah awak media ini, pihak keluarga korban menyebutkan bahwa korban yang datang ke- SMP Negeri 32 Merangin ini sudah meminta izin kepada kepala sekolah, dan niatnya pun tiada untuk menyerang P, namun hanya ingin membicarakan masalah tanah, yang telah di sepaki untuk di jadikan jalan menuju ladang A. Dimana tanah tersebut dihargai oleh P sebesar 30 juta Rupiah, sedangkan A hanya mampu membayar 10 juta saja. Tawaran tersebut di tolak oleh P.

Baca Juga :  Dandim 0420/Sarko Hadiri Balitbang Coffee Corner 2025: Dorong Semangat Membangun Merangin Baru yang Inovatif dan Berkelanjutan

Dengan buntunya kesepakatan tersebut, maka P melarang A melewati lahan miliknya. Tak Terima dengan hal tersebut maka P pun melarang A melewati lahan keluarganya.

“Bahasa inilah yang memicu suasana panas bagi kedua warga desa Muara Jernih, kecamatan Tabir Ulu Merangin, namun disaat ketegangan itu terjadi, diduga ada orang lain memukul kepala paman saya dari arah belakang hingga menyebabkan kepalanya bagian belakang mengalami luka, dan korban pun jatuh tersungkur, di saat paman saya tersungkur, dada paman sayapun di injak oleh pelaku,”terang Muhlisin sambil memperlihatkan photo-photo luka korban kepada semua yang hadir.

Baca Juga :  Wisata Strawberry Kerinci Villa Green Telasih Sekepal Tanah Surga dengan Sunrise Yang Spektakuler

Adapun luka yang di alami oleh korban tersebut seperti luka di bagian lengan hingga siku, serta di bagian kening, dagu, pelipis mata bahkan di kepala bagian belakang,

“Dengan kondisi luka yang di alami oleh Paman saya, termasuk luka dibagian belakang kepala korban, maka dapat kita duga bahwa pelaku pemukulan tersebut lebih dari satu orang, hal ini juga di kuatkan oleh keterangan paman saya selaku korban, namun semua prosesnya penanganan perkara ini telah kita serahkan kepada pihak kepolisian, dan semua prosesnya itu kami percayakan sepenuhnya kepada penegak hukum,,”terang Muhlisin di hadapan insan Pers.

Untuk di ketahui, bahwa lahan A yang bakal di steking ini berada di belakang kebun milik P, dan akses yang paling mudah untuk menuju ke lahan A adalah dengan cara melewati kebun milik P.*Bas R*

Share :

Baca Juga

Bangko

Wabup A. Khafidh Berharap PMR Dapat Membentuk Insan Yang Menjunjung Tinggi Kebersamaan

Advertorial

Pj Bupati Merangin Apresiasi SPM Awards 2024
Kasus CCTV padang Panjang

Daerah

Oknum Pejabat Padang Panjang Diduga Pasang CCTV di Kamar Mandi Kost Putri ditangkap Polisi

Hukum

Tak Terima Namanya di Beritakan Bendaharawan Korcam Laris Layangkan Ancaman

Daerah

POLRES KERINCI GELAR KONFERENSI PERS AKHIR TAHUN 2020

Bangko

MTQ Ke 51 Kab Merangin Resmi Ditutup H. A. Khafied Moein

Bangko

Pelatihan Pembuatan Tempe Untuk Personel Kodim 0420/Sarko Yang Akan Memasuki Usia Pensiun (MPP)

Advertorial

Jaga Kebersihan Dan Keselamatan Satgas TMMD 111 Bersihkan Tumpukan Kayu