Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:47 WIB

Banun Kinantan Genap Satu Tahun, Harapan Baru Konservasi Harimau Sumatra di Bukittinggi

Harimau Sumatera

Harimau Sumatera

Bukittinggi, http://Eksisjambi.com– Banun Kinantan, harimau Sumatra betina yang lahir di Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, kini genap berusia satu tahun. Anak harimau hasil perkawinan Mantagi dan Bujang Mandeh ini lahir pada 28 Desember 2024 dan tumbuh menjadi satwa yang sehat, aktif, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.

Perjalanan hidup Banun sejak lahir tidak sepenuhnya mudah. Ia hanya mendapatkan air susu induknya selama sekitar satu minggu. Setelah itu, tim medis dan keeper TMSBK mengambil peran penting dalam perawatannya melalui penanganan intensif. Banun di berikan susu pengganti khusus satwa karnivora, di sertai pemantauan kesehatan secara rutin untuk memastikan tumbuh kembangnya tetap optimal.

Baca Juga :  DPRD Pesisir Selatan Kunjungi Sungai Penuh, Diskominfosta Paparkan Transformasi Digital

Seiring bertambahnya usia, pola makan Banun pun mengalami penyesuaian. Kini, daging sapi dan ayam menjadi asupan utama yang menunjang pertumbuhan fisik dan naluri alaminya sebagai predator. Perkembangan tersebut terlihat dari kelincahan geraknya, kekuatan tubuhnya, serta respons aktif saat berinteraksi dengan lingkungan kandang.

Keberadaan Banun Kinantan menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung TMSBK Bukittinggi. Banyak wisatawan yang datang khusus untuk melihat langsung harimau Sumatra muda ini, sekaligus mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga satwa liar yang kini kian terancam.

Lebih dari sekadar daya tarik wisata, Banun merupakan simbol keberhasilan TMSBK sebagai lembaga konservasi eks-situ. Kelahirannya menjadi bukti nyata bahwa upaya pengelolaan satwa langka, jika di lakukan dengan standar perawatan yang baik dan dukungan tenaga profesional, mampu memberikan hasil positif.

Baca Juga :  Sejarah Dan Perkembangan Ferrari dari Masa Ke Masa

Harimau Sumatra sendiri merupakan satwa endemik Indonesia yang berstatus kritis akibat perburuan liar dan menyusutnya habitat alami. Oleh karena itu, keberhasilan membesarkan Banun hingga usia satu tahun di nilai sebagai pencapaian penting dalam mendukung program pelestarian jangka panjang.

Dengan tumbuhnya Banun Kinantan sebagai individu yang sehat dan adaptif, TMSBK Bukittinggi tidak hanya menjaga keberlangsungan satu ekor satwa, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi masa depan konservasi harimau Sumatra, khususnya di Sumatera Barat.***

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur – Wakil Gubernur Jambi Sahur dan Shalat Subuh Bersama Warga

Bangko

Babinsa Koramil 420-08/Tabir,  Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat Desa Sumber Agung

Daerah

Keseruan Idul Fitri Dillah – Muslimin

Advertorial

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Seminar Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD Kabupaten / Kota Se-Propinsi Jambi

Daerah

Politeknik Pelayaran Sumbar, Cetak SDM Pelaut Unggul
Bajapuik Tradisi Minangkabau

Artikel

Bajapuik, Tradisi Pernikahan Unik di Pariaman Simbol Kehormatan dan Harga Diri Kaum Minangkabau
Kualitas tidur di usia 50 Tahun

Daerah

Kualitas Tidur Jadi Kunci Kesehatan Setelah Usia 50 Tahun

Bangko

Bupati M.Syukur Janjikan Hadiah Kepada Kontingen Merangin