Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 5 April 2026 - 19:12 WIB

Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan Mulai April 2026

Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan Mulai April 2026

Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan Mulai April 2026

Jakarta, http://Eksisjambi.com –  Pemerintah Indonesia berencana memberlakukan kebijakan baru yang memungkinkan setiap bayi yang lahir di Tanah Air otomatis terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan mulai April 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan sejak dini.

Langkah tersebut saat ini tengah di percepat melalui integrasi layanan kelahiran dengan sistem kepesertaan BPJS ke dalam portal digital layanan publik bernama INAku.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menyampaikan bahwa integrasi ini bertujuan menyederhanakan proses administrasi yang selama ini masih terpisah di berbagai instansi.

“Ke depan, proses pencatatan kelahiran hingga pendaftaran sebagai peserta BPJS Kesehatan dapat di lakukan secara otomatis dan terintegrasi dalam satu sistem,” ujarnya.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Debai Ziarah Kuburan Umum dan Gelar Yasinan di Hari Kedua Idulfitri

Dalam skema baru ini, pemerintah akan menghubungkan berbagai layanan yang sebelumnya berjalan secara terpisah, melibatkan Kementerian Kesehatan, Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, serta BPJS Kesehatan.

Selama ini, orang tua bayi harus melalui beberapa tahapan administratif secara manual, mulai dari pencatatan kelahiran hingga pendaftaran jaminan kesehatan. Dengan integrasi INAku, seluruh proses tersebut akan di lakukan secara otomatis begitu data kelahiran tercatat di sistem.

Kebijakan ini di nilai sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh warga negara, termasuk bayi yang baru lahir, mendapatkan perlindungan kesehatan sejak awal kehidupan. Selain itu, sistem digital terintegrasi di harapkan mampu mengurangi potensi kesalahan data dan mempercepat layanan publik.

Baca Juga :  Sederhana, Tanpa Siswa,Guru SMPN 8 Kota Sungai Penuh Rayakan Hari Guru Nasional Ke-75.

Pemerintah juga menargetkan kebijakan ini dapat mendukung program cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage/UHC) di Indonesia, sekaligus meningkatkan efisiensi birokrasi di sektor pelayanan kesehatan.

Meski di rencanakan mulai April 2026, pemerintah masih melakukan penyempurnaan sistem dan koordinasi lintas kementerian/lembaga agar implementasi berjalan optimal di seluruh daerah.

Masyarakat di imbau untuk memastikan data kependudukan tetap akurat dan terbarui, karena integrasi sistem ini sangat bergantung pada validitas data yang tercatat di Dukcapil.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pencurian Dengan Kekerasan, Polsek Tengah Ilir Amankan Pelaku
Gubernur Jambi Cup 2026

Daerah

Tebo vs Kerinci Berbagi Poin di Laga Terakhir Grup A Gubernur Jambi Cup 2026

Advertorial

Ketua DPRD Tanjab Barat Reses Di Desa Lubuk Terentang

Advertorial

Paripurna DPRD Kota Sungai Agenda Penyampaian APBD Th.2024
Gerakan Pangan Murah

Daerah

Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan, Pemkot Sungai Penuh Turunkan Harga Sembako

Daerah

Mahasiswa Unand Tersesat di Hutan Ditemukan

Advertorial

Gubernur Alharis Lantik Ratusan Kepala SMA /SMK dan SLB
Matahari di Islandia

Daerah

Islandia, Negeri di Mana Matahari Tak Pernah Tidur