Home / Bangko / Daerah / Nasional / News

Sabtu, 18 April 2026 - 20:46 WIB

Bupati M. Syukur Gagas Lahan Pertanian Jadi Sarana Edukasi

BANGKO. Eksisjambi.com – Bupati Merangin, M. Syukur, memiliki visi besar dalam memanfaatkan aset daerah. Tak hanya sekadar mengejar hasil panen, beliau menginginkan lahan-lahan pertanian milik pemerintah menjadi pusat edukasi bagi generasi muda.

Hal tersebut di tegaskan Bupati saat melakukan panen jagung di Balai Benih Utama (BBU) Sungai Manau, Sabtu (18/04).

Di sela-sela kegiatan panen bersama jajaran OPD, Bupati mengungkapkan kerinduannya melihat anak-anak sekolah kembali mengenal dunia pertanian secara langsung.

Ia mengenang masa lalu di mana sekolah-sekolah memiliki kegiatan bercocok tanam yang aktif. Menurutnya, pemandangan tersebut kini mulai memudar dan perlu di hidupkan kembali melalui kolaborasi antar instansi.

“Lahan-lahan pemerintah ini jangan hanya jadi tempat produksi, tapi juga jadi sarana edukasi. Saya ingin anak-anak kita di ajak ke sini untuk melihat langsung bagaimana cara menanam jagung, cabai, dan tanaman lainnya. Ini tugas Kepala Dinas Pertanian untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” ujar Bupati M. Syukur.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10.000, Tembus Rekor Rp2.675.000 per Gram

Ia berharap dengan adanya percontohan yang rapi dan menarik di setiap kecamatan, siswa sekolah tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan yang menyenangkan.

Selain edukasi, Bupati juga melihat potensi lahan pertanian sebagai destinasi wisata lokal yang produktif.

Dengan penataan yang estetis, lahan BBU seperti yang ada di Sungai Manau di harapkan dapat menarik minat masyarakat umum untuk berkunjung.

“Jika di kelola dengan rapi, lahan ini bisa jadi tempat wisata. Ada buah-buahan, ada sayur-mayur. Masyarakat senang melihatnya, dan di saat yang sama mereka belajar tentang pola tanam yang berhasil,” tambahnya.

Agar visi edukasi ini tercapai, Bupati menekankan bahwa Dinas Pertanian dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) harus terlebih dahulu membuktikan keberhasilan mereka di lapangan. Lahan seluas 40 hektar yang di kelola langsung oleh pemerintah saat ini di proyeksikan sebagai laboratorium alam.

Baca Juga :  Pemdes Paseban Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Tahun 2024

“Kita tidak bisa bicara edukasi kalau kita tidak punya contoh yang sukses. BPP jangan hanya bicara teori, tapi suhunya harus praktek. Ketika praktek ini berhasil, baru kita tunjukkan kepada masyarakat dan anak-anak sekolah, ‘Inilah hasil kerja kami’,” tegas Bupati.

Dengan menjadikan lahan pertanian sebagai sarana edukasi, Bupati berharap dapat memupuk minat generasi milenial dan generasi Z untuk terjun ke sektor pertanian, sekaligus memastikan keberlanjutan ketahanan pangan Merangin di masa depan melalui sumber daya manusia yang terdidik sejak dini. (Kominfo) ****

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkot Sungai Penuh Peringati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI Ke 79

Daerah

Kali ini Walikota Ahmadi Zubir Berkantor di Kecamatan Sungai Penuh
Zakat fitrah

Daerah

Zakat Fitrah Bukan Sekadar Kewajiban, Wujud Kepedulian Sosial di Hari Raya

Advertorial

Gubernur Al Haris : Pers Pilar dalam Demokrasi

Internasional

🚨 BREAKING UPDATE: Teheran dan Sejumlah Kota Iran Dilaporkan Diserang AS–Israel

Daerah

Ka.Kanim Kelas III Non TPI Kunjungi Kesbangpol Kerinci.

Advertorial

Pj Bupati Merangin Diajak Mendagri Keliling IKN
Rantai babi dikenal sebagai jimat mistis legendaris

Daerah

Rantai Babi, Jimat Mistis Legendaris yang Sarat Mitos dan Kontroversi