Home / Internasional / Nasional / Nasional / News / Peristiwa

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:13 WIB

Cina Luncurkan Drone Nyamuk Super Mini untuk Misi Militer Siluman, Picu Kekhawatiran Global

Eksisjambi.com- Ilmuwan di Tiongkok kembali membuat gebrakan dalam dunia teknologi militer. Universitas Teknologi Pertahanan Nasional Cina baru saja memperkenalkan drone nyamuk, sebuah perangkat pengintai berukuran lebih kecil dari ujung jari yang tampak seperti keluar dari film fiksi ilmiah. Namun ini nyata — dan potensinya memunculkan kekhawatiran global.

Drone super mini ini dirancang menyerupai serangga sungguhan: berbadan hitam ramping, bersayap menyerupai daun, dan berkaki tipis. Dengan teknologi tinggi, drone ini dilengkapi kamera ultra-miniatur, mikrofon sensitif, dan alat perekam sinyal elektronik, menjadikannya alat mata-mata berukuran mikro yang hampir tidak terlihat oleh mata telanjang.

Tak hanya itu, ukurannya yang seukuran serangga memungkinkan drone ini menembus ruang sempit, menjelajahi area dalam ruangan, dan menghindari radar konvensional.

Baca Juga :  Awal Ramadhan 1447 Hijriah Diperkirakan Pertengahan Februari 2026

Hal ini membuka kemungkinan penggunaan dalam operasi militer siluman, pengintaian jarak dekat, hingga infiltrasi dalam area yang sebelumnya tak terjangkau drone biasa.

Namun, para pengamat keamanan dan pakar pertahanan mulai angkat suara. Sam Brenick, peneliti dari Georgetown University, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa teknologi ini dapat dipakai untuk pengawasan ilegal hingga pencurian informasi dalam skala mikro. Sementara Timothy Heath, analis pertahanan, menyebutkan potensi penyalahgunaan drone nyamuk ini untuk spionase industri atau bahkan pelanggaran privasi di lingkungan sipil.

Meski revolusioner, drone ini tetap memiliki keterbatasan. Ukurannya yang mungil membatasi daya tahan dan jangkauan operasional. Ini membuatnya lebih cocok untuk operasi khusus berskala terbatas daripada digunakan dalam pertempuran terbuka di medan perang.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Wijaya Ikuti Peringatan Hari Otonomi Daerah 

Peluncuran ini muncul hanya satu bulan setelah Cina mengumumkan proyek kapal induk udara yang mampu meluncurkan lebih dari 100 drone sekaligus. Rangkaian inovasi ini menunjukkan bahwa laju kemajuan militer berbasis teknologi di Negeri Tirai Bambu terus melaju cepat mungkin terlalu cepat untuk diimbangi secara etis maupun strategis.

Bagi sebagian pihak, ini adalah simbol kejayaan teknologi. Bagi yang lain, ini alarm bahaya dunia baru yang nyaris tak terlihat: dunia di mana nyamuk bukan hanya penghisap darah, tapi mungkin juga pencuri data.(*)

 

Share :

Baca Juga

Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo Disambut PM Anthony Albanese dan Gubernur Jenderal Sam Mostyn
update iOS terbaru

News

Apple Resmi Rilis iOS 26.2, Hadirkan Desain Liquid Glass dan Sejumlah Fitur Canggih

Daerah

Wako Alfin Serahkan Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas di Sungai Penuh

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Diminta Tindak Tegas Pembangunan Tower di Duga Tanpa Izin

Daerah

PJS Jambi Edukasi Mahasiswa Kukerta UNBARI Bijak Bersosial Media di Tahun Politik

Daerah

Misteri Desa di Kerinci yang Diyakini Berkaitan dengan Legenda Manusia Harimau

Bangko

Jam Komandan Merupakan Wadah Komunikasi Lansung Dengan Prajurit

Advertorial

Tak Hanya Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat,Program Agama Menjadi Prioritas Ahmadi Zubir