Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:39 WIB

Duet Srikandi Tanjab Timur “Berguru” Strategi Atasi Stunting dan Kemiskinan ke Yogyakarta.

Oplus_131072

Oplus_131072

Yogyakarta, http://Eksisjambi. com – Dua pucuk pimpinan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) Bupati Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., dan Ketua DPRD Zilawati melakukan kunjungan kerja ke Kota Yogyakarta pada Selasa (23/6/2026).

Langkah strategis “Duet Srikandi” ini dilakukan demi mematangkan formula percepatan pengentasan kemiskinan dan penekanan angka *stunting* di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.

Pertemuan hangat yang berlangsung di Ruang Pertemuan Pemerintah Kota Yogyakarta ini disambut langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol serta Kabag Ekonomi Setda Tanjab Timur.

Mengadopsi Inovasi Berbasis Kolaborasi
Kota Yogyakarta dipilih karena dinilai sukses menekan angka *stunting* dan kemiskinan secara berkelanjutan. Di hadapan jajaran Pemkab Tanjab Timur, Wali Kota Yogyakarta memaparkan resep suksesnya: mulai dari intervensi kesehatan sasar ibu dan anak, pendampingan ketat keluarga berisiko

Baca Juga :  Kebutuhan Susu Nasional Jauh Lampaui Produksi Dalam Negeri, DPR Dorong Opsi Strategis

Stunting*, hingga pemberdayaan Ekonomi berbasis potensi lokal.
Kuncinya ada pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat,” ujar Hasto Wardoyo.

Bupati Tanjab Timur, Dillah Hikmah Sari, menegaskan bahwa inovasi-inovasi yang dipelajari dari Kota Gudeg ini akan menjadi referensi penting yang siap diadaptasi di daerahnya.

“Kami ingin melihat langsung langkah strategis apa saja yang terbukti efektif. Banyak hal yang bisa kami jadikan bahan pembelajaran untuk disesuaikan dengan kondisi geografis dan sosial di Tanjung Jabung Timur,” ungkap Dillah.

Tak hanya menyambangi balai kota, agenda kunjungan kerja ini juga menyasar ke sektor pemberdayaan umat. Bupati dan rombongan secara khusus mendatangi Masjid Jogokariyan, sebuah miniatur percontohan nasional dalam pengelolaan dana umat dan pelayanan sosial kaum dhuafa.

Baca Juga :  Kuliah Umum Bersama Bupati Kerinci, Bahas Desentralisasi dan Inovasi Kebijakan Daerah

Di sana, Dillah mempelajari bagaimana manajemen masjid mengelola dana infak agar “selalu nol rupiah” demi menggerakkan ekonomi warga sekitar, memberikan pelayanan kesehatan gratis, hingga menyulap rumah ibadah menjadi pusat jaring pengaman sosial.

Menurut Dillah, model yang diterapkan Masjid Jogokariyan membuktikan bahwa lembaga keagamaan bisa menjadi motor penggerak yang dahsyat dalam mengentaskan kemiskinan.

“Belajar dari daerah dan lembaga yang sudah terbukti berhasil adalah langkah cepat untuk membangun daerah. Kami berharap oleh-oleh pengalaman dari Yogyakarta ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tanjung Jabung Timur,” tutupnya.

Melalui studi tiru ini, Pemkab Tanjab Timur optimistis dapat merumuskan program penanganan *stunting* dan kemiskinan yang lebih presisi, efektif, dan tepat sasaran.(Mul)*

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Al Haris Serukan Salat Istisqa di Tengah Karhutla Jambi

Bangko

SDN 026/VI Kapuk Borong Semua Trofi, Sabet Juara Umum Perlombaan HUT RI ke-81 Tingkat Kecamatan Tabir Ulu

Daerah

Kanim Kerinci Melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Tahun 2021

Daerah

POLRES KERINCI GELAR KONFERENSI PERS AKHIR TAHUN 2020

Daerah

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Malaysia U-17 di Laga Panas Piala AFF U-17 2026

Advertorial

Ketua DPRD Dorong Pemerintah Kaji Soal Banjir Untuk Solusi Jangka Panjang

Daerah

166 Jamaah Haji Tanjab Timur Dilepas Oleh Bupati Dillah Hikmah Sari
skin epic ml

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 13 Januari 2026, Klaim Hadiahnya