Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News

Jumat, 5 September 2025 - 19:13 WIB

Filosofi Jawa Ajaran Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga

Yogyakarta, Eksisjambi.com – Dalam sejarah penyebaran Islam di tanah Jawa, nama Sunan Kalijaga tak bisa di lepaskan dari pendekatan budaya yang arif dan menyentuh hati Lewat dakwah yang mengedepankan nilai-nilai lokal.

Sunan Kalijaga tidak hanya menyebarkan agama, tetapi juga menanamkan falsafah hidup yang mendalam dan kaya makna.

Berikut adalah sembilan filosofi Jawa yang di ajarkan oleh Sunan Kalijaga sebuah warisan kearifan lokal yang tidak hanya relevan pada zamannya, tapi juga menyentuh nilai-nilai kehidupan modern saat ini:

1. Urip Iku Urup “Hidup itu Nyala.” Makna dari ungkapan ini adalah bahwa hidup seharusnya membawa manfaat bagi sesama. Seperti api yang memberi terang dan hangat, manusia idealnya memberi nilai dan kebaikan dalam hidup orang lain. Semakin besar manfaatnya, semakin terang “nyala” kehidupan seseorang.

2. Memayu Hayuning Bawana, Filosofi ini mengajarkan bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan dunia, sekaligus menumpas sikap negatif seperti serakah, tamak, dan angkara murka. Dunia yang baik bukan tercipta dari kekuasaan, tapi dari upaya manusia dalam menjaga harmoni.

3. Suro Diro Joyo Jayadiningrat, Lebur Dening Pangastuti, Kalimat ini mengandung pesan bahwa kekerasan hati, kemarahan, dan kesombongan hanya bisa di kalahkan dengan kelembutan dan kebijaksanaan. Bukan kekuatan fisik yang menjadi solusi, tapi kehalusan budi dan kesabaran.

Baca Juga :  Duet Srikandi Tanjab Timur "Berguru" Strategi Atasi Stunting dan Kemiskinan ke Yogyakarta.

4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpo Bondho, Ini adalah rangkaian prinsip kehidupan yang sangat bijak: Berjuang tanpa mengandalkan massa, Menang tanpa merendahkan lawan, Berwibawa tanpa pamrih kekuasaan,

Kaya tanpa tergantung pada harta, Sunan Kalijaga mengajarkan bahwa esensi sejati seseorang tidak bergantung pada tampilan luar, melainkan dari nilai-nilai internal.

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kalangan, Artinya: jangan mudah sakit hati saat tertimpa musibah, dan jangan bersedih ketika kehilangan. Filosofi ini mengajarkan pentingnya ketabahan dan sikap legawa dalam menghadapi cobaan hidup.

6. Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan, Ojo Aleman, Dalam hidup, seseorang sebaiknya tidak mudah heran, tidak cepat menyesal, tidak gampang terkejut, dan tidak manja. Ini adalah landasan untuk menjadi pribadi yang matang secara emosional dan siap menghadapi dinamika kehidupan.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire 7 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis 

7. Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman, Filosofi ini memperingatkan agar jangan terlalu terobsesi dengan kekuasaan, harta benda, atau kepuasan duniawi. Karena semua itu bersifat sementara dan dapat membutakan nurani jika tidak di barengi kesadaran spiritual.

8. Ojo Kuminter Mundhak Keblinger, Ojo Cidra Mundhak Cilaka Maknanya: jangan merasa paling pintar agar tidak tersesat arah, dan jangan berbuat curang agar tidak mendapat celaka. Kejujuran dan rendah hati menjadi fondasi dari perjalanan hidup yang benar.

9. Ojo Adigang, Adigung, Adiguno, Ungkapan ini melarang sikap sombong akan kekuasaan, jabatan, atau kelebihan diri. Karena sejatinya, di atas langit masih ada langit. Kesombongan adalah awal dari kehancuran, sementara kerendahan hati membuka jalan bagi kebijaksanaan.

Sembilan filosofi Sunan Kalijaga ini bukan sekadar petuah masa lalu. Dalam dunia modern yang serba cepat, penuh tekanan, dan sering kali individualistis, nilai-nilai ini justru menjadi kompas moral dan spiritual yang menenangkan.

Filosofi ini tidak hanya berguna untuk pengembangan diri, tapi juga sebagai pondasi membangun masyarakat yang damai, adil, dan beradab.(*)

 

Share :

Baca Juga

Pesawat ATR pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport

Daerah

Basarnas Makassar Lanjutkan Pencarian Intensif Pesawat ATR 400 di Leang-leang Maros

Daerah

Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres
Foto tangkapan layar Kode redeem Free Fire

Daerah

Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru 9 Agustus 2026, Klaim Voucher Gratis
Pembunuhan Dosen Bungo Berhasil di Tangkap

Bungo

Oknum Polisi Diduga Pelaku Pembunuhan Dosen Akper di Bungo Berhasil Ditangkap
Indonesia berpotensi menerima prototipe jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan

Daerah

Indonesia Berpotensi Terima Prototipe Jet Tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan

Daerah

Wako Ahmadi Terima Penghargaan Dari Menteri Agraria dan Tata Ruang

Daerah

Maung MV3 Mobile Jammer, Kendaraan Anti Drone Canggih untuk Pengamanan Strategis

Advertorial

Wagub Sani Harapkan Peran Strategis Para Konsultan