Home / Internasional / Nasional / News

Minggu, 21 September 2025 - 17:02 WIB

Gerhana Matahari Sebagian Akan Hiasi Langit 21 September 2025

Gerhana Matahari

Gerhana Matahari

Eksisjambi.com – angit kembali akan menyuguhkan pemandangan spektakuler pada 21 September 2025. Bulan di perkirakan akan melintas sebagian di depan piringan Matahari dan menciptakan gerhana matahari sebagian (partial solar eclipse).

Dari Bumi, momen ini akan tampak seolah-olah Bulan sedang “menggigit” Matahari.

Menurut data resmi dari lembaga pemantau astronomi internasional seperti NASA, Time and Date, hingga catatan astronomi di Wikipedia, gerhana ini memiliki magnitude sekitar 0,855. Artinya, hampir 86 persen diameter Matahari akan tertutup Bulan pada puncaknya, dengan tingkat kegelapan atau obscuration mendekati 80 persen.

Angka ini menjadikan gerhana sebagian kali ini sebagai salah satu yang paling dramatis dalam dekade ini.

Fenomena ini akan bisa di saksikan dari wilayah Selandia Baru, sebagian timur Australia, sejumlah pulau di Samudera Pasifik, hingga Antartika. Sayangnya, masyarakat di Indonesia tidak dapat menikmatinya secara langsung.

Baca Juga :  Pertanian Nasional Menguat, Amran Dorong Inovasi dan Energi Biofuel di Wisuda ITS

Meski demikian, beberapa observatorium dan portal astronomi internasional akan menyiarkan tayangan langsung secara daring, sehingga publik tetap bisa ikut merasakan momen langka ini.

Secara global, gerhana akan di mulai pukul 17.29 UTC, mencapai puncak pada 19.41 UTC, dan berakhir sekitar 21.53 UTC.

Bagi masyarakat di kawasan Australia timur dan Selandia Baru, fenomena ini akan terjadi saat matahari terbit pada 22 September 2025 waktu setempat.

Menariknya, gerhana ini terjadi hanya sehari setelah titik ekuinoks September, yaitu saat Matahari berada tepat di atas ekuator Bumi.

Baca Juga :  JPT Pratama Pemkot Sungai Penuh 2025, 28 ASN Lolos Tahap Berikutnya

Kondisi tersebut membuat peristiwa ini terasa lebih spesial karena bertepatan dengan pergantian musim di belahan bumi utara dan selatan.

Meski demikian, para ahli mengingatkan agar tidak menyaksikan gerhana matahari dengan mata telanjang. Radiasi Matahari tetap berbahaya dan berisiko menyebabkan kerusakan permanen pada mata.

Di sarankan menggunakan kacamata gerhana bersertifikat atau metode aman lainnya seperti proyeksi lubang jarum (pinhole projection).

Gerhana matahari sebagian pada 21 September 2025 ini di perkirakan akan menjadi salah satu tontonan langit terbesar menjelang akhir dekade.

Meski tidak semua orang bisa menyaksikan langsung, fenomena ini tetap menjadi pengingat betapa dinamis dan menakjubkannya tata surya kita.(*)

 

Share :

Baca Juga

Bangko

Pada Globay Tiger Day 2025 Bupati M. Sukur Ingatkan Menjaga Lingkungan dan Hewan

Daerah

Kejari Sungai Penuh Selesaikan Perkara Berdasarkan Keadilan Restorative Justice Atas Nama Frederick Mawendra Alias Wen

Daerah

Sekda Alpian Buka Bimbingan Teknis Penyusunan KUA PPAS 2023

Daerah

Kode Redeem FF Terbaru  22 Mei 2026: Klaim Skin, Voucher hingga Diamond Gratis

Bangko

21 Atlit Renang Merangin Dilepas Oleh Bupati H M Syukur ke Kejuaraan Ocean Star Cup 2025
Gubernur Jambi Alharis

Advertorial

Kinerja Terukur dan Dampak Nyata: Mengapa Al Haris Disebut Salah Satu Gubernur Paling Efektif

Advertorial

Wagub Abdullah Sani, Ajak Warga Binaan Tingkatkan Iman

Daerah

Kode Redeem FF Terbaru, Buruan Klaim Sebelum Kedaluwarsa!