Home / Daerah / Internasional / Kerinci / Kota Sungai Penuh / Nasional / News

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:40 WIB

Harga Biji Kopi Dunia Turun, Pedagang Kerinci Tunda Ekspor

Oplus_131072

Oplus_131072

Sungai Penuh, http://Eksisjambi.com – Dampak penurunan harga kopi dunia mulai di rasakan oleh pelaku usaha biji kopi di Kota Sungai Penuh. Sejumlah pedagang memilih menunda ekspor biji kopi mereka ke luar negeri untuk menghindari kerugian akibat harga yang terus menurun.

 Kopi yang siap di ekspor ke daerah tetangga menunjukkan kondisi stok biji kopi lokal yang siap di kirim. Menurut data pasar global, harga biji kopi mengalami penurunan signifikan di bandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini di picu oleh melonjaknya pasokan kopi dari Brazil, salah satu produsen utama kopi dunia.

Untuk harga biji kopi dunia jenis Robusta, harga sebelumnya mencapai 4.500 USD per ton, namun kini turun menjadi 3.900 USD per ton. Sedangkan biji kopi Arabika mengalami penurunan hingga 13 persen, dengan harga saat ini mencapai 343,63 USD per pon, atau setara 145 ribu rupiah per kilogram.

Baca Juga :  Pemkab kerinci Gelar Workshop P4GN Bagi Sekcam Dan Kades Se-Kabupaten Kerinci

Visual biji kopi yang telah di kemas menunjukkan kesiapan para pedagang untuk ekspor, namun banyak yang menunda pengiriman. Salah seorang pedagang biji kopi di Sungai Penuh, Mulyadi, menyatakan pihaknya terpaksa menunda ekspor kopi asli Kerinci ke negara-negara seperti Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan Jepang.

“Kami menunda ekspor karena penurunan harga di pasar global dapat berdampak menurunnya pemasukan dan menyebabkan kerugian yang besar,” ujar Mulyadi.

Baca Juga :  Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun di Platform Digital Berisiko Tinggi, Ini Aturan Baru dari Komdigi

Mulyadi menambahkan, harga kopi di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih tergolong stabil, berkisar antara 60 ribu hingga 62 ribu rupiah per kilogram.

Mulyadi juga menyampaikan, saat ini kopi asli Kerinci banyak di ekspor ke daerah tetangga seperti Aceh, Medan, Bandung, serta Bangka Belitung. Stok biji kopi berasal dari petani di daerah Kayu Aro dan Renah Pemetik, memastikan pasokan lokal tetap lancar meskipun ekspor ke luar negeri di tunda.*”

 

Share :

Baca Juga

Shalat Hajat

Artikel

Tata Cara Shalat Hajat Khusus, Amalan Malam untuk Memohon Terkabulnya Hajat

Advertorial

Stai An Nadwah Kuala Tungkal Menciptakan Inovasi Tinta Pemilu Dari Buah Senduduk

Daerah

Gubernur Jambi Raih Penghargaan Tertinggi Bintang Semangat Rimba dari Pengakap Malaysia

Advertorial

Gubernur Alharis Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala RRI Jambi
Dua Nelayan Hilang

Daerah

Dua Nelayan Asal Kuala Tungkal Hilang Kontak Saat Melaut di Perairan Mendahara

Daerah

Pemkab Kerinci Gandeng Kemenhub Tingkatkan SDM Transportasi

Kota Sungai Penuh

Kenakkan Batik Incung Khas Sungai Penuh, Cawako Fikar Azami Didampingi Istri Nyoblos di TPS 1 Koto Tuo Tanah Kampung

Kerinci

Bupati Kerinci Adirozal Ingatkan Taat Membayar Pajak