SUNGAI PENUH, http://Eksisjambi.com – Harga telur ayam di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, mengalami kenaikan sejak Desember 2025 lalu. Kenaikan harga ini di picu oleh minimnya pasokan telur ayam dari pemasok, di tambah dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap komoditas tersebut.
Sejak Desember 2025, harga telur ayam di Pasar Tanjung Bajure terpantau lebih tinggi di bandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi ini di rasakan langsung oleh para pedagang maupun pembeli yang setiap hari bertransaksi di pasar tersebut.
Salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Tanjung Bajure, Adinar, menjelaskan bahwa telur ayam di jual dengan sistem per karpet yang berisi 30 butir. Menurutnya, kenaikan harga terjadi pada semua ukuran telur.
“Untuk telur ayam ukuran kecil, sebelumnya di jual seharga Rp50.000 per karpet, kini naik menjadi Rp55.000 per karpet. Sementara telur ukuran sedang, dari Rp55.000 per karpet naik menjadi Rp60.000 per karpet.
Sedangkan telur ukuran besar yang sebelumnya dijual Rp58.000 hingga Rp60.000 per karpet, sekarang naik menjadi Rp63.000 per karpet,” ujar Adinar, Jumat (9/1/2026).
Ia menambahkan, faktor utama penyebab kenaikan harga telur ayam di Pasar Tanjung Bajure adalah minimnya pasokan telur dari para pemasok.
Selain itu, meningkatnya permintaan telur ayam untuk kebutuhan rumah tangga serta kebutuhan dapur MBG turut memengaruhi lonjakan harga.
Adinar berharap adanya perhatian dari pihak terkait, khususnya pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk terus memantau serta menjaga ketersediaan stok telur ayam di Pasar Tanjung Bajure.
“Harapan kami, stok telur ayam bisa selalu tercukupi agar kebutuhan masyarakat terpenuhi, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan nanti,” pungkasnya.(Tim)







