Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:17 WIB

Industri Baja Nasional Produksi Naik Hampir 98,5 Persen dalam 5 Tahun

INVESTASI INDUSTRI BAJA SEBAGAI PENGGERAK HILIRISASI DAN NILAI TAMBAH NASIONAL

INVESTASI INDUSTRI BAJA SEBAGAI PENGGERAK HILIRISASI DAN NILAI TAMBAH NASIONAL

JAKARTA, http://Eksisjambi.com –  Industri baja nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan yang impresif. Dalam lima tahun terakhir, produksi baja Indonesia tercatat meningkat hampir 98,5 persen, mencerminkan keberhasilan kebijakan investasi dan hilirisasi yang semakin memperkuat daya saing industri dalam negeri.

Peningkatan signifikan ini tidak terlepas dari berbagai langkah strategis pelaku industri, salah satunya melalui pembangunan fasilitas Continuous Galvanizing Line (CGL) 2 oleh PT Tata Metal Lestari bersama Tatalogam Group.

Kehadiran fasilitas baru tersebut tidak hanya menambah kapasitas produksi baja nasional, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan nilai tambah produk baja di dalam negeri.

Baca Juga :  Gaji PPPK 2026 Resmi Berlaku, Ini Dampak dan Rincian Terbarunya

Pembangunan CGL 2 menjadi bukti nyata komitmen sektor industri baja dalam mendukung program hilirisasi nasional. Dengan teknologi yang lebih modern dan efisien, fasilitas ini di harapkan mampu meningkatkan kualitas produk baja nasional agar semakin kompetitif, baik di pasar domestik maupun internasional.

Langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian industri nasional serta mendorong pengolahan sumber daya alam agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi bangsa.

Hilirisasi industri baja di nilai strategis karena berperan penting sebagai fondasi bagi sektor-sektor lain, seperti konstruksi, manufaktur, dan infrastruktur.

Baca Juga :  UMKM Jadi Motor Ekonomi, LKPP Dorong Peran Strategis dalam PBJP lewat Inabuyer B2B2G Expo 2026

Pemerintah pun terus mendorong sinergi antara kebijakan dan dunia usaha agar industri baja nasional dapat tumbuh berkelanjutan. Dukungan terhadap investasi, penggunaan produk dalam negeri, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar industri baja Indonesia semakin berdaya saing di tengah persaingan global.

Dengan capaian positif tersebut, industri baja nasional di harapkan terus melaju dan menjadi salah satu pilar utama penguatan ekonomi nasional.

Dukungan semua pihak sangat di butuhkan agar sektor strategis ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan Indonesia.*”

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Kerinci Kembali Terima Piagam WTP dari Kemenkeu RI, Sri Mulyani Indrawati

Daerah

Seorang Warga Tanjabtim di Terkam Buaya, Tim SAR lakukan Pencarian

Advertorial

Gubernur Al Haris Apresiasi Kinerja Polda Jambi Menjaga Keamanan Daerah

Advertorial

Perumda Tirta Khayangan Peringati HUT Ke – 6
Gaji PPPK Paruh Waktu Januari–Maret

Bangko

Gaji PPPK Paruh Waktu Januari–Maret Segera Cair, THR ASN Merangin Mulai Diproses

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Hadiri Kegiatan Haul Ke 12 Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab

Daerah

Harga BBM Mei 2026 Tetap Stabil, Pertalite Masih Rp10.000 per Liter

Advertorial

Gubernur Al Haris Pertahankan Predikat WTP ke 10 Pemprov Jambi