Home / Daerah

Minggu, 13 Oktober 2024 - 17:52 WIB

Masyarakat Khawatirkan Kandidat Jadi Bonekanya Parpol dan Timses

SUNGAIPENUH- Sejumlah kalangan kecewa dengan beredarnya surat yang diduga adalah kontrak Politik antara Pason Al-Azhar, dengan Partai Koalisi Pengusung.

Menurut salah seorang fungsionaris Partai pengusung yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, terkait surat tersebut mestinya ada kejelasan dari Partai Koalisi.

“Kita minta Dahkir sebagai ketua Tim koalisi dan Tim koalisi menyatakan bersumpah kalau itu hoax atau palsu”, sebut sumber.

Dia juga menambahkan, tercecernya surat yang diduga kontrak politik antara Paslon Al-Azhar dengan Partai koalisi tentunya sangat meresahkan kalangan Partai dan masyarakat, khususnya masyarakat pendukung.

“Inikan sudah meresahkan, kalau tidak ada api mana mungkin ada asap, jadi sebagai salah seorang fungsionaris Partai, kita minta kejelasan dari ketua Koalisi dan Partai Koalisi”, ungkap sumber.

Baca Juga :  Pemerintah kota Sungai Penuh Bantu Hibah Untuk Masjid dan Mushola

Andi salah seorang warga kota Sungaipenuh, sangat kecewa dengan beredarnya surat yang diduga adalah kontrak politik ini. Dia meminta kejelasan dari pihak terkait, sehingga masyarakat tidak merasa dibohongi.

“Kalau ini benar, berarti mayarakat sudah dibohongi, wajar kalau mereka mati-matian memperjuangkan kandidat yang mereka usung, karena maunya sudah sangat jelas”, sebut Andi.

Lebih jauh dia menyebutkan, Alfin adalah pendatang baru didunia politik, sehingga dia menghawatirkan bakal jadi bonekanya Parpol dan Timses.

“Beliau inikan pendatang baru, kalau dilihat dari Profile beliau belum pernah terjun kedunia politik, termasuk duduk di Birokrasi. Makanya kita khawatir saja, beliau dijadikan boneka”, tutup Andi, mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Pimpin Apel Gabungan ASN Dan Non ASN Paska Cuti Lebaran

Ketua Tim Koalisi Partai Pengusung Al-Azhar, Dahkir Yahya, saat dihubungi media melalui WhatsApp nya, terkesan enggan menjawabnya. Dia menyebutkan, kalau berita bantahan surat kontrak yang beredar tersebut adalah dari pihak partai Koalisi.

“Berita itukan dari kami Tim Koalisi, dikonfirmasi oleh media”, sebut Dakhir melalui WhatsAppnya.

Dahkir juga mengirimkan kutipan salah satu media, tentang stamen Calon Walikota Alfin, yang intinya kalau memang ada kontrak itu, lebih baik dirinya mundur dari pada menandatangani kontrak politik yang isinya tersebut. (*)

Share :

Baca Juga

Huawei MatePad

Daerah

Huawei MatePad 12 X (2026) Resmi di Indonesia, Tablet Produktivitas Setara PC

Daerah

Soal Pengisian Jerigen, Ini Penjelasan dari SPBU Pelayang Raya

Daerah

Pemkab Kerinci Raih WTP 8 Kali Berturut-turut

Advertorial

Jambi Dalam Kerangka Multi Level Governance 2026

Advertorial

Rencana Pembangunan RSUD Kelas D, H. Aspan Kunker Ke Kemenkes

Advertorial

Sekda Sudirman : Pemrov Jambi Siapkan Metadata Statistik Sektoral

Bungo

Dua Atlet Kabupaten Bungo, Terpilih Masuk 20 Besar Mengikuti Pra Pon Futsal Tahun 2023

Advertorial

Sekretaris Daerah Prov Jambi H Sudirman bersama Walikota Jambi Tinjau Kesiapan Pelaksanaan Tempat Pemungutan Suara di Kota Jambi