Jakarta – Indonesia mencatat babak baru dalam sejarah investasi nasional. Aliran dana investasi yang mencapai ribuan triliun rupiah menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor global maupun domestik terhadap prospek ekonomi nasional di bawah kepemimpinan pemerintahan saat ini.
Tak hanya mencatatkan angka fantastis, investasi besar-besaran ini juga di perkirakan akan menyerap hingga 1,9 juta tenaga kerja (Naker) di berbagai sektor strategis, mulai dari industri manufaktur, energi terbarukan, infrastruktur, hingga teknologi digital.
Pemerintah menyebut capaian ini merupakan buah dari sinergi antara kebijakan politik yang stabil, reformasi birokrasi, dan optimalisasi potensi sumber daya alam serta pasar domestik yang besar.
“Kepastian hukum, iklim usaha yang kondusif, serta transformasi ekonomi yang berkelanjutan menjadi kunci kepercayaan investor terhadap Indonesia,” ujar Kementerian Investasi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya investasi yang berorientasi pada nilai tambah dan keberlanjutan agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.
Sejumlah proyek prioritas tengah di garap, mulai dari kawasan industri hijau di Kalimantan Utara, pembangunan smelter, hingga pengembangan energi bersih berbasis sumber daya lokal.
“Kita tidak hanya ingin menjadi penerima investasi, tetapi juga memastikan bahwa investasi tersebut membawa dampak nyata membuka lapangan kerja, mentransfer teknologi, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegas pejabat tersebut.
Dengan arus modal yang terus mengalir dan dukungan kebijakan pro-investasi, Indonesia kini berada di jalur yang kuat menuju pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.(*)







