Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Provinsi Jambi

Senin, 8 Juni 2026 - 09:50 WIB

Jambi Dorong Penataan Kabel Internet Bawah Tanah dan Perkuat Ekosistem Digital

JAMBI, http://Eksisjambi.com –  Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi menyatakan dukungan penuh terhadap lahirnya Paguyuban Usaha Jaringan Telekomunikasi Internet Jambi (PAGUJATI).

Organisasi ini di bentuk sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan sinergi bagi pelaku usaha penyedia layanan internet, telekomunikasi, serta infrastruktur digital di Provinsi Jambi.

Dukungan tersebut di sampaikan dalam kegiatan Silaturahmi dan Diskusi Industri Telekomunikasi Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Jambi, Sabtu (6/6/2026) kemarin.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pembentukan PAGUJATI sekaligus melahirkan sejumlah gagasan strategis untuk mendukung percepatan transformasi digital di daerah.

Salah satu usulan yang mengemuka adalah pembangunan koridor utilitas atau “tol kabel” bawah tanah untuk menata jaringan telekomunikasi yang selama ini masih banyak terpasang secara terbuka di berbagai ruas jalan perkotaan.

Acara tersebut di hadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Ariyansyah, Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi M. Saleh Ridha, Koordinator Inisiatif PAGUJATI Almen Manihuruk, Direktur PT Global Digital Core (GDC) M. Ansori, serta sejumlah pelaku usaha penyelenggara jasa internet dari berbagai kabupaten dan kota di Jambi.

Koordinator Inisiatif PAGUJATI, Almen Manihuruk, mengatakan transformasi digital tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet berkualitas terus meningkat seiring berkembangnya digitalisasi di sektor pendidikan, kesehatan, perdagangan, hingga layanan publik.

“Transformasi digital membutuhkan kerja sama lintas sektor. Karena itu di perlukan sebuah forum yang mampu menjembatani komunikasi, menyampaikan aspirasi, serta merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan yang di hadapi industri telekomunikasi dan internet di daerah,” ujar Almen.

Ia menilai Jambi memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Pulau Sumatra. Namun, potensi tersebut memerlukan dukungan ekosistem yang kuat dan terintegrasi.

Baca Juga :  Tomas, Pemuda dan emak-emak Desa Kota Tinggi Dampingi Paslon Fikar-Yos Blusukan

Dalam forum diskusi tersebut, para pelaku industri telekomunikasi mengusulkan pembangunan jaringan utilitas terpadu berupa koridor kabel bawah tanah yang dapat di gunakan bersama oleh seluruh penyedia layanan internet.

Konsep ini memungkinkan seluruh kabel jaringan di tempatkan dalam satu jalur utilitas yang terintegrasi sehingga dapat mengurangi kesemrawutan kabel udara yang selama ini menjadi perhatian di sejumlah kawasan perkotaan.

Selain memperindah tata kota, sistem kabel bawah tanah di nilai memiliki sejumlah keuntungan, seperti meningkatkan keamanan infrastruktur, mempermudah pemeliharaan jaringan, serta mendukung konsep kota modern yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai kehadiran PAGUJATI dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Kami mendukung kehadiran PAGUJATI sebagai forum komunikasi yang dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Penataan infrastruktur telekomunikasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Jambi yang lebih modern, tertata, dan nyaman,” katanya.

Menurutnya, pembangunan kota saat ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan infrastruktur digital yang mampu mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di masa depan.

Selain membahas jaringan telekomunikasi, forum juga menyoroti pentingnya pengembangan data center lokal untuk mendukung transformasi digital daerah.

Direktur PT Global Digital Core (GDC), M. Ansori, menjelaskan bahwa pembangunan pusat data di Kota Jambi merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian digital daerah.

“Kami ingin Jambi memiliki fasilitas digital yang setara dengan kota-kota besar lainnya. Data center ini hadir untuk memenuhi kebutuhan layanan digital yang terus meningkat serta menyediakan akses penyimpanan data yang lebih cepat, aman, dan dekat dengan pengguna,” ujarnya.

Menurut Ansori, keberadaan data center lokal menjadi semakin penting karena aktivitas pemerintahan, bisnis, dan masyarakat kini semakin bergantung pada sistem digital.

Baca Juga :  Makna Filosofis Isra dan Mi’raj: Perjalanan Spiritual Menuju Kesempurnaan Hidup

Ia menambahkan bahwa penyimpanan data di daerah memiliki nilai strategis dalam menjaga keamanan informasi sekaligus memperkuat kedaulatan data lokal.

“Kami melihat pentingnya penyimpanan data-data daerah, termasuk informasi yang berkaitan dengan potensi dan kearifan lokal. Karena itu kami berkomitmen menghadirkan layanan yang dapat mendukung kebutuhan transformasi digital di Jambi,” katanya.

PT Global Digital Core menargetkan fasilitas tersebut dapat berkembang menjadi pusat interkoneksi regional yang melayani kebutuhan pemerintah, penyedia layanan internet, media, hingga pelaku UMKM digital.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ariyansyah, menilai keberadaan PAGUJATI akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekosistem digital daerah.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari pelaku industri untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program digitalisasi yang sedang di jalankan.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran data center lokal dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan serta pengamanan data.

“Hadirnya data center lokal dan forum komunikasi seperti PAGUJATI di harapkan dapat memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan, meningkatkan kapasitas pengelolaan data, serta mendukung transformasi digital yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Ariyansyah.

Pada akhir kegiatan, M. Ansori bersama Almen Manihuruk mengumumkan pembentukan tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan definitif PAGUJATI.

Almen Manihuruk di percaya memimpin tim tersebut dengan dukungan dari para peserta yang hadir. Pembentukan PAGUJATI menjadi langkah awal dalam membangun ruang dialog yang lebih terstruktur antara pemerintah, industri telekomunikasi, penyedia layanan internet, dan pengelola infrastruktur digital di Jambi.

Di tengah percepatan transformasi digital nasional, kehadiran PAGUJATI di harapkan mampu menjadi katalisator lahirnya berbagai kolaborasi strategis yang memperkuat industri telekomunikasi daerah sekaligus mendorong Jambi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.**

Share :

Baca Juga

Seragam sekolah gratis

Daerah

Dorong Akses Pendidikan Tanpa Sekat Ekonomi Pemerintah Tanjabtim Gratiskan Seragam Sekolah.

Bangko

Babinsa Bantu Padamkan Kebakaran Gudang Barang Bekas Milik Masyarakat

Advertorial

Musrenbangdes Desa Pangkal Duri Ilir Terkait RKP Tahun Anggaran 2025 Momentun Agenda Tahunan Berjalan Aman dan Lancar

Advertorial

Gubernur Al Haris Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan

Bangko

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Halal Bihalal dan Pelepasan Calon Jemaah Haji HKKN Merangin

Bangko

Ribuan Masa Dari Penjuru Merangin Deklarasi Serta Arak Nalim Nilwan Daftar ke- KPU
Puasa Muhammadiyah 2026

Daerah

Mengapa Muhammadiyah Menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026?

Advertorial

A. Kafid Minta Warga Harus Waspada Terkait Kondisi Jalan Bukit Tiung Yang Retak